<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ibnu Rosyid Blogs</title>
	<atom:link href="http://abasalma.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abasalma.wordpress.com</link>
	<description>Membangun Kaum Muslimin dengan Pemahaman Salaf</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Feb 2010 03:13:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='abasalma.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8a93c3b592ad741dedc05b8dcac60794?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ibnu Rosyid Blogs</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://abasalma.wordpress.com/osd.xml" title="Ibnu Rosyid Blogs" />
		<item>
		<title>Forex Trading antara Jual Beli dan Game Tebak-tebakan</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2010/02/05/forex-trading-antara-jual-beli-dan-game-tebak-tebakan/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2010/02/05/forex-trading-antara-jual-beli-dan-game-tebak-tebakan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 03:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[Forex Trading antara Jual Beli dan Game Tebak-tebakan
Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid

Salah satu bisnis online adalah forex trading,  orang (para pelakunya) menyebutnya adalah jual beli falas online. Bagi saya sendiri hal ini merupakan info yang baru saya dapat dari E-book yang saya dapatkan secara gratis dan juga info pembeli komputer saya.
Ceritanya begini ; ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=501&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Forex Trading antara Jual Beli dan Game Tebak-tebakan</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Salah satu bisnis online adalah forex trading,  orang (para pelakunya) menyebutnya adalah jual beli falas online. Bagi saya sendiri hal ini merupakan info yang baru saya dapat dari E-book yang saya dapatkan secara gratis dan juga info pembeli komputer saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ceritanya begini ; ada orang beli komputer ke saya ga tanggung-tanggung 6 unit sekaligus minta di setingkan sepeedy dan lainnya agar semua komputernya itu dapat online semua. Pakai OS XP home original.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika saya tanya buat apa pak bikin seperti ini, dia jawab untuk bisnis forex di internet sekaligus kalau ada orang rental ya &#8230;sebagai tambahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari itulah saya mulai menelusuri forex dan mempelajarinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata dalam permasalahan halal dan haram belum ada (belum saya dapatkan) fatwa yang jelas terkhusus para ulama salafy ahlussunnah.</p>
<p style="text-align:justify;">Fatwa seputar masalah ini masih berkaitan terhadap jual beli falas yang intinya jual beli falas (mata uang) hukumnya adalah halal sepanjang yadan bi yadin (tunai).</p>
<p style="text-align:justify;">Tentunya fatwa ini kurang specifik karena di tinjau dari beberapa sisi :</p>
<p style="text-align:justify;">1. transaksi falas itu sendiri banyak jenisnya. Bisa secara langsung manusia dengan manusia benar-benar tangan dengan tangan dalam arti yang sebenarnya (benar-benar tunai). Atau dengan sistem on-line dalam artian dengan saling mentransfer melalui internet bangkin dan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Sehingga muncul pertanyaan jika transfer antar rekening apakah ini termasuk <em>yadan bi yadin</em> ? ini juga merupakan hal yang memerlukan fatwa para  ulama. Mengapa karena dalam rekening yang diterima bukan mata uang yang menjadi akad jual beli. Di sana hanya tertulis sejumlah uang  berdasarkan jenis mata uangnya. Dalam arti kata uang belum sampai tangan. Memang jika berfikir sederhana bisa saja ini dikatakan tunai.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Dari metode transaksinya ; apakah forex trading ini termasuk transaksi jual beli atau bahkan game murni. hal ini juga perlu di bahas. Mengingat para ulama ketika memberikan sebuah fatwa tentunya berdasarkan informasi yang akan di hukumi. Syukur jika para ulama ahlussunnah benar-benar telah mengerti hakikat forex trading itu sendiri sehingga mereka ketika di tanya langsung dapat menjawabnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari berbagai sisi pandang tersebut saya mencoba mencari tau apa itu forex trading. Tulisan berikut ini pandangan saya tentang forex trading, belum masuk pada halal dan haramnya karena itu bukan wilayah saya untuk membahasnya. Hanya ini merupakan informasi sekaligus  sebagai bahan masukan tentang hakikat dan model transaksi forex trading, saya berharap para pembaca yang sudah mengetahuinya   menambahkan dan menanggapi supaya informasi tentang forex trading lebih jelas lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan informasi yang sudah jelas itu nanti kita bawa kepada para asatidzah untuk mereka tanyakan kepada para ulama.</p>
<p style="text-align:justify;">Sehingga nanti ada fatwa yang jelas dengan bunyi kalimat paling tidak sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">Forex trading yang sekarang ada hukumnya adalah &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan fatwa yang jelas ini dapat digunakan oleh kaum muslimin baik pelaku, forex itu sendiri atau yang belum masuk kepadanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun setelah keluar fatwa tersebut ya urusan mereka kaum muslimin mau beramal apa tidak ? Lha wong yang jelas haramnnya kaum muslimin juga banyak yang melanggarnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Transaksi Jual Beli </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berikut merupakan proses jual beli falas yang sesungguhnya, hal ini perlu ditulis terlebih dahulu sebagai pembanding dengan traksaksi forex trading.<span id="more-501"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Misal Ahmad memiliki 100.000 Dollar, karena nilai Dollar Amerika sedang melemah  terhadap Pound sterling  Inggris (Pound naik terhadap Dollar) maka dia menukarkan Dolarnya ke bank. maka berubahlah uang dia menjadi Poundsterling. Ditekankan di sini bahwa uang Ahmad sekarang telah menjadi Poundsterling. Dan ditekankan juga di sini bahwa Ahmad telah melakukan sekali transaksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu jam berikutnya ternyata nilai Dollar Amerika semakin melemah  dan melemah terhadap pounsterling maka dia kembali menukar Poundsterlingnya  dengan  Dollar, Dengan demikian Ahmad sekarang telah mendapatkan dollar lebih dari 100.000 ( dikatakan Ahmad untung) karena dia menggunakan Dollar untuk membeli ketika Pound masih bernilai rendah dan Ahmad menjual Pound ketika nilainya tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah jual beli yang sesungguhnya, diringkas agar mudah di fahami.</p>
<p style="text-align:justify;">!. Uang Ahmad awalnya 100.000 Dollar</p>
<p style="text-align:justify;">2. Uang Ahmad berubah X Pounsterling dengan menukar ke bank</p>
<p style="text-align:justify;">3. Uang Ahmad menjadi 100.000 Dolar lebih dengan memanfaatkan nilai Pound yang terus naik terhadap Dollar.</p>
<p style="text-align:justify;">Diketahui bahwa Ahmad melakukan 2 kali Transaksi dan diketahui Ahmad dalam 1 jam memiliki dua jenis mata uang.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebalikan dari itu   setelah dia menukar menjadi Pound ternyata Dollar menguat alias Pound menurun, tentunya jika dia menukar menjadi Dollar lagi akan rugi. Maka dia punya pilihan jual sekarang dengan mendapatkan Dollar lebih sedikit atau biarkan saja dalam bentuk Pound untuk di jual kapan-kapan lagi satu jam lagi dua jam lagi sehari lagi seminggu lagi satu bulan lagi bahkan satu tahun lagi karena Ahmad telah nyata-nyata memiliki Poundsterling dengan nilai tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bagaimana dengan Transaksi Forex Trading</strong> ?</p>
<p style="text-align:justify;">Kita ambil penjelasan dosen forex trading tentang transaksi forex sbb:</p>
<p style="text-align:justify;">Dia berkata :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Prinsip Dasar Transaksi Forex Sangat Sederhana:</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>– Jika Anda memprediksi harga kurs akan naik (menguat) dan Anda mengambil (membuka) posisi BUY / BELI  (LONG) di suatu titik harga X  tertentu, maka:</strong> <strong> Jika harga kemudian memang betul naik di atas X, maka Anda profit (untung), dan jika harga turun di bawah harga X, maka Anda loss (rugi). </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>– Jika Anda memprediksi harga kurs akan turun (melemah) dan Anda mengambil (membuka) posisi SELL / JUAL ( SHORT) di suatu titik harga X  tertentu, maka:  Jika harga kemudian memang betul turun di bawah X, maka Anda profit (untung), dan jika harga naik di atas harga X, maka Anda loss (rugi).</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dari tulisan itu kita fahami bahwa transaksi forex diawali dengan :</p>
<p style="text-align:justify;">1.  Open Transaksi (di sini bisa dibuka dengan beli atau jual)</p>
<p style="text-align:justify;">2.  Close (mengakhiri transaksi) diakhiri dengan jual jika awalnya beli dan diakhiri dengan beli jika awalnya jual.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Antara open dengan close merupakan sebuah rangkaian atau dapat dikatakan sekali tansaksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Gambarannya sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">Subroto adalah pelaku trading. Karena Pound sedang naik terhadap Dollar dia membuka transaksi dengan buy (beli) dengan harapan  terus  naik berdasarkan analisanya, ternyata nilai Pound terus naik sampai beberapa titik tertentu, jika dia menjual Poundnya tentu dia untung. Maka dia tutup dengan cara menjual  dapatlah dia keuntungan / profid dari tradingnnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun jika ternyata dalam waktu berikutnya nilai Pound menjadi melemah terhadap Dollar dan terus melemah dengan terpaksa pula dia menutup transaksi dengan cara menjual / sell  agar tidak mendapat kerugian semakin besar. Bahkan akan menjadi fatal akibatnya, jika :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Deposit dia sedikit</p>
<p style="text-align:justify;">2. Sementara Pound terus menurun bisa jadi secara otomatis sistem akan menutup transaksinya, karena cadangan deposit dia tidak mampu menanggung beban kerugian akibat melemahnya Pound terhadap Dollar. Maka dari itu untuk menarik para trader para broker memberi fasilitas Stop Los (ST) untuk mengurangi resiko kerugian dan memberi juga fasilitas Target Profit (TP) untuk menghindari kehilangan keuntungan yang harusnya di dapat.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari sekilas penjelasan transaksi forex trading tersebut, disimpulkan berikut.</p>
<p style="text-align:justify;">1. Subroto melakukan satu rangkaian transaksi dengan open (bisa dengan beli / jual) dan mengahkhirinya dengan close (jual/beli tergantung awalnya)</p>
<p style="text-align:justify;">2. Dalam traksaksi tersebut Subroto sebenarnya tidak memiliki / tidak mendapatkan Pound yang dia beli (dalam artian yang  sebenarnya) yang dia dapatkan adalah nilai Pound itu sendiri  sebagai pembuka trransaksi, Bukan uang Poundnya baik secara nyata atau berupa tulisan dalam rekening deposit dia.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Karena Subroto tidak mendapatkan  Pound yang sesungguhnya dia tidak punya kebebasan dan kekuasaaan untuk  menjual satu jam yang akan datang, atau lusa atau  minggu depan atau bulan depan atau bahkan tahun depan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan sistem akan menutup secara otomatis jika modal Subroto tidak mampu menanggung loss akibat menurunnya Pound. Atau dia  harus menghindari kebangkrutan dengan menutup transaksi atau menggunakan SL sebagai pengaman.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin ada yang mengatakan subroto tetap memiliki kebebasan dan kekuatan untuk menahan pondnya walau terus turun jika modalnya kuat. Justru disini bedanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika transaksi betulan sesungguhnya walaupun yang ditukar oleh Subroto 10 Dollar Amerika dan telah berubah menjadi Poundterling, Subroto tetap berkuasa untuk menjualnya kapan saja. Semoga dimengerti.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kesimpulan </strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Jual Beli Falas halal asal dilakukan secara langsung / tunai / yadan bi yadin</p>
<p style="text-align:justify;">2. Forex trading bukan termasuk jual beli, bahkan lebih cenderung main tebak-tebakan jika tebakannya benar maka dia akan mendapat hadiah keuntungan jika tebakannya salah dia akan mendapat kerugian</p>
<p style="text-align:justify;">3. Walaupun istilah dalam forex adalah beli (buy) atau jual (sell) namun secara hakikat bukan jual beli karena para trader tidak pernah menguasai uang yang dibelinya tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan jual beli yang sesungguhnya. Para pembelinya benar-benar memiliki uang yang dibelinya, siapapun tidak dapat memaksa terhadap yang telah dimilikinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian tulisan singkat ini mudah-mudahan bermanfaat bagi siapa saja terutama kaum muslimin yang secara langsung atau tidak langsung bersinggungan dengan dunia trader. Kami sangat membutuhkan para trader untuk memberi masukan barang kali penggambaran saya tentang trader adalah salah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian untuk menguatkan ini semua kita berharap ada orang yang lebih berilmu untuk membahas ini atau membawa permasalahan ini kepada para ulama ahlussunnah yang mereka senantiasa jujur dalam berbicara agama.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengingat fatwa yang ada hanya bersifat global ; Jual beli falas boleh asal kontan. Walaupun sebenarnya  ini sudah cukup namun akan lebih baik lagi jika ada fatwa yang berbunyi forex trading hukumnya &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Mudah-mudahan bermanfaat.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/501/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/501/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/501/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/501/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/501/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/501/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/501/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/501/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/501/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/501/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=501&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2010/02/05/forex-trading-antara-jual-beli-dan-game-tebak-tebakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Bisnis di Internet</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2010/01/23/belajar-bisnis-di-internet/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2010/01/23/belajar-bisnis-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 05:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Bisnis di Internet
Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid

Bismillah, Alhamdulillah, segala puji milik Allah satu-satunya yang harus disembah shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya, sahabat-sahabatnya dan seluruh kaum muslimin yang meniti dengan konseksen jalan mereka dengan baik.
Atas kehendak Allah semata saya mendapatkan file-file tentang bisnis di internet. Tanpa sengaja saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=498&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Belajar Bisnis di Internet</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Bismillah, Alhamdulillah, segala puji milik Allah satu-satunya yang harus disembah shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya, sahabat-sahabatnya dan seluruh kaum muslimin yang meniti dengan konseksen jalan mereka dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Atas kehendak Allah semata saya mendapatkan file-file tentang bisnis di internet. Tanpa sengaja saya mendapatkan CD tutorial bisnis di internet. Intinya adalah sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Membeli produk berupa E-book dan tutorial seharga yang mereka tawarkan</p>
<p style="text-align:justify;">2. Dengan membeli produk tersebut kita akan menjadi anggotanya sehingga kita dapat menjadi penjualnya.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Kita akan diberi url sebagai alat promosi</p>
<p style="text-align:justify;">4. Kita diajari membuat produk dan membuat web site untuk menjual produk kita, disediakan scrib2 untuk model web kita.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Dengan web itu kita menjual produk dan mempromosikan web baik web kita dan web yang telah kita ikuti. Sehingga kita menjadi penjual produk kita dan sekaligus penjual produk mereka. Kedua hal ini sama saja kita akan mendapat keuntungan baik dari produk kita maupun prosuk mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">(hilanglah penasaran &#8230;&#8230;)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Modal yang dibutuhkan<span id="more-498"></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Seperti bisnis di alam nyata, diinternetpun membutuhkan modal untuk menunjang bisnis kita.</p>
<p style="text-align:justify;">1. Kemauan</p>
<p style="text-align:justify;">2. sungguh-sungguh</p>
<p style="text-align:justify;">3. rekening bank</p>
<p style="text-align:justify;">4. sejumlah uang tertentu untuk membeli produk dan membuat web</p>
<p style="text-align:justify;">Tentu saja bagi kita kaum muslimin yang paling penting adalah tawakal kepada Allah Yang Maha Pengatur dan Maha Pemberi Rejeki.</p>
<p style="text-align:justify;">itulah gambaran bisnis di internet yang telah mereka gembor-gemborkan</p>
<p style="text-align:justify;">sebulan 70 juta, 20 juta dll&#8230;&#8230;&#8230;tidak jauh berbeda.</p>
<p style="text-align:justify;">1. membuat produk</p>
<p style="text-align:justify;">2. membuat web sebagai alat promosi</p>
<p style="text-align:justify;">3. menjual ulang produk orang lain (reseller)</p>
<p style="text-align:justify;">Bisakah berhasil &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.wallahu a&#8217;lam</p>
<p style="text-align:justify;">Namun ada juga yang gratis banyak namun butuh kerja keras dan ketekukan dan kesabaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika para pembaca mau mencoba yang benar-benar gratis tapi ada hasilnya Insya Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">klik yang berikut <a href="http://support.wordpress.com/advertising/">Peluang Bisnis Gratis</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/498/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/498/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/498/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=498&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2010/01/23/belajar-bisnis-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bai&#8217;at Syar&#8217;i</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2010/01/09/baiat-syari/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2010/01/09/baiat-syari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 04:58:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Mahdi]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=495</guid>
		<description><![CDATA[Bai&#8217;at Syar&#8217;i
Oleh : Mohamad Fachrurozi

Bismillah wal hamdulillah
Ini adalah file-file yang sangat bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang berada di :
1. Jama&#8217;ah Muslimin Wali Al-Fatah
2. LDII
3. Khilafah Muslimin Lampung
Kelompok-kelompok tersebut mengklaim amirnya adalah kholifah yang seluruh kaum muslimin wajib membaiatnya.
Karena kecintaanku kepada kalian semua ini saya hadirkan. Bukan bermaksud menghakimi kepada kalian. Mudah-mudahan kalian semua saudaraku seislam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=495&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Bai&#8217;at Syar&#8217;i</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh : Mohamad Fachrurozi</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">Bismillah wal hamdulillah</p>
<p style="text-align:justify;">Ini adalah file-file yang sangat bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang berada di :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Jama&#8217;ah Muslimin Wali Al-Fatah</p>
<p style="text-align:justify;">2. LDII</p>
<p style="text-align:justify;">3. Khilafah Muslimin Lampung</p>
<p style="text-align:justify;">Kelompok-kelompok tersebut mengklaim amirnya adalah kholifah yang seluruh kaum muslimin wajib membaiatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena kecintaanku kepada kalian semua ini saya hadirkan. Bukan bermaksud menghakimi kepada kalian. Mudah-mudahan kalian semua saudaraku seislam mau mendownload dan mendengarkan dengan seksama, semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua. amin</p>
<p style="text-align:justify;">Insya Allah ta&#8217;ala versi tulisan akan hadir di blog ini. Tunggu saja.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-decoration:underline;">Bai&#8217;at Syar&#8217;i</span></p>
<p style="text-align:center;">
<div>
<p>Bismillah..</p>
<p>Pembicara: Ustadz Muhammad ‘Afifuddin</p>
<p>Ket: Penulisan judul pada file-file ini tidak mewakili keseluruhan materi.</p>
<pre><img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2018%20Baiat%20Syari.mp3">Hadits 18 Baiat Syari.mp3</a>                             4.2M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2018%20Baiat%20yang%20Syari%20Bag%201.mp3">Hadits 18 Baiat yang Syari Bag 1.mp3</a>                  4.8M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2029%20Mayoritas%20Penghuni%20Neraka.mp3">Hadits 29 Mayoritas Penghuni Neraka.mp3</a>               4.8M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2031%20Yang%20Terbunuh%20dan%20yg%20membunuh%20di%20neraka.mp3">Hadits 31 Yang Terbunuh dan yg membunuh di neraka.mp3</a> 5.3M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2032%20Makna%20Kedzaliman.mp3">Hadits 32 Makna Kedzaliman.mp3</a>                        5.9M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2033%20Ciri-ciri%20orang%20Munafik.mp3">Hadits 33 Ciri-ciri orang Munafik.mp3</a>                 4.9M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2034%20Ciri-ciri%20orang%20munafik.MP3">Hadits 34 Ciri-ciri orang munafik.MP3</a>                 4.4M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2035%20Kapan%20lailatul%20qadr%20dan%20tanda-tandanya.MP3">Hadits 35 Kapan lailatul qadr dan tanda-tandanya.MP3</a>  4.8M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2036%20Bolehkan%20Menikah%20dgn%20Jin.mp3">Hadits 36 Bolehkan Menikah dgn Jin.mp3</a>                5.1M
<img src="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" alt="[SND]" /> <a href="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2037%20Transaksi%20dengan%20Bank.mp3">Hadits 37 Transaksi dengan Bank.mp3</a>                   4.2M

di ambil dari : http://ashthy.wordpress.com/2010/01/02/mp3-shahih-bukhari/#more-1024</pre>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/495/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=495&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2010/01/09/baiat-syari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2018%20Baiat%20Syari.mp3" length="4352175" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2034%20Ciri-ciri%20orang%20munafik.MP3" length="4617522" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2031%20Yang%20Terbunuh%20dan%20yg%20membunuh%20di%20neraka.mp3" length="5605159" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2032%20Makna%20Kedzaliman.mp3" length="6181269" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2033%20Ciri-ciri%20orang%20Munafik.mp3" length="5101936" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2029%20Mayoritas%20Penghuni%20Neraka.mp3" length="4991966" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2018%20Baiat%20yang%20Syari%20Bag%201.mp3" length="5050271" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2035%20Kapan%20lailatul%20qadr%20dan%20tanda-tandanya.MP3" length="5062021" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2036%20Bolehkan%20Menikah%20dgn%20Jin.mp3" length="5369279" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://statics.ilmoe.com/kajian/users/ashthy/UMA/Hadits%2037%20Transaksi%20dengan%20Bank.mp3" length="4427930" type="audio/mpeg" />
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://statics.ilmoe.com/_dir_icons/sound2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">[SND]</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perihal Khowarij</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2009/12/08/perihal-khowarij/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2009/12/08/perihal-khowarij/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 03:22:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Perihal Khowarij
Oleh Abu Salma Ibnu Rosyid

Khawarij merupakan salah satu firqoh yang muncul diawal-awal masa Islam, dan sampai saat inipun keberadaannya terus exis. Kaum muslimin generasinya menjadi korban baik sebagai pelaku khowarij tersebut atau bahkan pelaku pembunuhannya. Oleh karena itu mengenal firqoh ini meupakan suatu hal yang sangat penting bagi seluruh kaum muslimin.
Berikut ini tulisan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=490&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Perihal Khowarij</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh Abu Salma Ibnu Rosyid</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Khawarij merupakan salah satu firqoh yang muncul diawal-awal masa Islam, dan sampai saat inipun keberadaannya terus exis. Kaum muslimin generasinya menjadi korban baik sebagai pelaku khowarij tersebut atau bahkan pelaku pembunuhannya. Oleh karena itu mengenal firqoh ini meupakan suatu hal yang sangat penting bagi seluruh kaum muslimin.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini tulisan yang bermanfaat. (Insya Allah)</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan membaca !<span id="more-490"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;">Catatan:</span> Ini adalah resume kajian <strong>Membongkar Kedok Teroris yang mengatasnamakan Islam &amp; sikap Ahlussunnah terhadap Pemerintah serta anjuran untuk berpegang teguh dengan Alqur&#8217;an dan as-sunnah bersama Al Ustadz Muhammad Umar Al Sewed <em>hafizahullohu</em></strong> di Masjid Mujahidin Slipi &#8211; Jakarta Barat. Jika ada ketidaksempurnaan maka itu adalah sebuah kewajaran, karena ana mencatat apa yang beliau sampaikan sesuai kemampuan</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">A. Khawarij dan Asal Mulanya</span></strong></p>
<ol>
<li>Asal mula munculnya Firqah ini adalah ketika Nabi Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam membagikan rampasan perang kepada 4 (empat) orang Quraisy lalu datang seseorang bernama Dzul Khuwaisiroh dengan wajah marah dan lantas menuduh Beliau Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam berbuat tidak adil.</li>
<li>Sebagian sahabat bergegas ingin membunuh orang ini, namun dengan bijaknya Nabi Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam melarang lantas berkata, &#8220;Akan muncul dari orang ini keturunan-keturunan (pengikut) yang semisal&#8221;</li>
<li>Dengan adanya fitnah Dzul Khuwaisiroh ini maka timbul pula kesan bahwa:
<ul>
<li>Dzul Khuwaisiroh tidak percaya bahwa Nabi Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam adalah utusan Alloh.</li>
<li>Dzul Khuwaisiroh tidak percaya bahwa Nabi Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam tidak berbicara karena hawa nafsu.</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">B. Ciri-ciri Khawarij</span></strong><br />
Ciri-ciri khawarij antaralain:</p>
<ol>
<li>Mengkafirkan Kaum Muslimin</li>
<li>Membaca Al Qur&#8217;an tidak sampai pada kerongkongan (tidak menyerap tafsir dan maknanya)</li>
<li>Membunuhi Kaum Muslimin</li>
<li>Membiarkan orang-orang kafir</li>
<li>Muda umurnya dan dalam keadaan bodoh (dangkal ilmunya) lantas berbicara dengan ucapan-ucapan Nabi Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam namun iman mereka tidak sampai pada kerongkongan. Adapun makna &#8220;muda umurnya&#8221; ialah:
<ul>
<li>Nafsu kepada dunia besar. Seperti Dzul Khuwaisiroh yang menuduh Nabi Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam tidak adil karena masalah ghanimah (rampasan perang)</li>
<li>Semangat untuk mengejar wanita.</li>
</ul>
</li>
<li>Semangat beribadah mereka, baik sholat, puasa maupun membaca Al Qur&#8217;an, jauh melebihi kita kaum Muslimin pada umumnya. Akan tetapi, khususnya dalam hal membaca Al Qur&#8217;an, mereka seringkali mengeluarkan dalil-dalil untuk membenarkan hujjah-nya namun mereka tak sadar bahwa justru dalil tersebut menyalahkan mereka</li>
<li>Sebagian dari mereka memiliki ciri fisik tidak memiliki lengan namun ada daging menonjol seperti &#8220;buah dada&#8221; wanita dan memiliki rambut berwarna putih</li>
</ol>
<p>Tentang ciri Khawarij ini, sahabat Ibnu Abbas rodhiyallohu &#8216;anhu juga memberikan gambaran sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Tidak ada seorang pun dari mereka yang berasal dari kalangan sahabat, sehingga tidak ada satupun yang pernah bertemu dengan Nabi Shollallohu &#8216;Alaihi Wa Sallam</li>
<li>Tebal jidat dan telapak tangannya karena banyak sholat</li>
<li>Badan kurus dan kulit menguning karena banyak puasa</li>
<li>Membahas suatu perkara secara berlebihan. Sebagai contoh, mereka mempelajari bahasa Arab namun bukan untuk tujuan memahami Al Qur&#8217;an dan Sunnah, melainkan untuk mempelajari sastra Arab</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">C. Bagaimana Kita Menyikapi Khawarij ?</span></strong><br />
Ketahuilah bahwasannya khawarij itu adalah: <strong>(1). Anjing-anjing neraka</strong> dan <strong>(2). Sejelek-jeleknya makhluk</strong>. Ini adalah tahdzir (peringatan) akan bahaya penyimpangan khawarij,<br />
Kita diharuskan untuk tidak memberikan tempat kepada orang-orang yang sudah jelas merupakan teroris maupun khawarij dan kepada mereka tidak ada basa-basi.<br />
Kelompok yang paling jahat terbagi dua yakni: <strong>(1). Khawarij</strong> dan <strong>(2). Syi&#8217;ah</strong>.</p>
<p>Khawarij adalah kaum yang mendapat laknat Alloh, Para Malaikat dan semua manusia. Mereka memang lebih bagus dalam hal sholat, puasa, ibadah, ucapan-ucapan dan membaca Al Qur&#8217;an. Perlu diketahui, mereka khusyu di dalam sholat tetapi dibuat-buat, karena orang yang khusyu di dalam sholat tidak akan membunuh kaum Muslimin. Mereka juga membaca Al Qur&#8217;an namun hanya untuk sekedar membagus-baguskan bacaannya saja (misalnya melagukan).</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Beberapa Permasalahan Penting dan Perlu Diketahui</span></strong><br />
Berikut adalah beberapa permasalahan yang perlu diketahui oleh kita dan merupakan resume dari sesi tanya jawab bersama Al Ustadz hafizahullohu:</p>
<ol>
<li>Kewajiban membayar pajak, gunakan kaidah mentaati penguasa sekalipun ia berbuat zhalim sampai memukul kita sekalipun.</li>
<li>Kelompok yang membicarakan pemerintah, untuk menghukum mereka sebagai khawarij ada tahapan-tahapannya. Disamping itu ada juga yang demikian namun tidak berniat untuk menghimpun masyarakat untuk memberontak.</li>
<li>Sururi tidak bermanhaj salaf, melainkan bermanhaj sururi. Kasus yang terjadi di negeri kita yakni Aman Abdurrahman menterjemahkan buku &#8220;Kafirnya Daulah Su&#8217;udiyah&#8221; yang isinya mengkafirkan daulah Saudi.</li>
<li>Firqah Khawarij di negeri ini terbagi menjadi: Jama&#8217;ah Islamiyah (JI), Jama&#8217;atul Muslimin (Jamus), LDII dan NII (terpecah-pecah, dan salah satunya adalah NII KW9).</li>
<li>Beda sururi dengan khawarij, berikut adalah beberapa catatan atas perkara ini:
<ul>
<li>Sururi nisbat kepada seorang tokoh bernama Muhammad Surur Zainul Abidin yang asalnya memiliki pemahaman khawarij, akan tetapi ia memiliki pemikiran baru yakni menggabungkan (mengayomi) dan mengakrabkan semua kelompok</li>
<li>Mengakrabkan ini bisa dibenarkan bila memiliki tujuan untuk mengembalikan mereka ke jalan kebenaran yakni mengikuti manhaj as salafus sholih.</li>
<li>Cara sururiyah mengayomi atau mengakrabkan itu antaralain:
<ol>
<li>Ambil manhaj salaf</li>
<li>Ambil semangat jihad kaum ekstrimis</li>
<li>Ambil semangat jama&#8217;ah tabligh</li>
<li>Ambil rapatnya barisan ikhwanul muslimin</li>
</ol>
</li>
<li>Al Ustadz hafizahullohu sedikit membahas tentang bagaimana keberadaan Asy Syaikh Ali Hasan saat ini, beliau berkata bahwa Syaikh saat ini dalam keadaan dikritik khususnya menyangkut pemikiran yang mengarah kepada sururiyah, adapun ulama yang mengkritiknya diantaranya Syaikh Bazmul.</li>
</ul>
</li>
<li>Perbuatan bid&#8217;ah secara perlahan dapat mengantarkan pelakunya kepada kekufuran.</li>
</ol>
<p>Itu sajalah resume atau catatan-catatan yang bisa diambil dari majelis ilmiah bersama Al Ustadz Muhammad Umar Al Sewed. Semoga bermanfaat bagi kita semua&#8230;amin. Bagi antum yang ingin share dipersilakan, namun ini hanya resume singkat, bukan catatan lengkap.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/490/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=490&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2009/12/08/perihal-khowarij/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agar Tidak Menjadi Teroris</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/17/agar-tidak-menjadi-teroris/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/17/agar-tidak-menjadi-teroris/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 02:18:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Agar Tidak Menjadi Teroris
Oleh : Mohamad Fachrurozi
&#160;
Berikut link download daurah bersama Ustadz Luqman di Jogja berkaitan dengan terorisme dan khowarij. 
Assalamualaikum&#8230;
Alhamdulillah&#8230;Dauroh &#8220;Tips Agar Anak Anda Tidak Menjadi Teroris&#8221;
bersama Al Ustadz Luqman Ba&#8217;abduh
di Masjid Diponegoro Kompleks Balaikota Yogyakarta
telah selesai dengan baik dan lancar.
Kami selaku panitia mengucapkan Jazakumullah khoir kepada semua pihak yg telah membantu terlaksananya acara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=487&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Agar Tidak Menjadi Teroris</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh : Mohamad Fachrurozi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut link download daurah bersama Ustadz Luqman di Jogja berkaitan dengan terorisme dan khowarij. <span id="more-487"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Assalamualaikum&#8230;</p>
<p>Alhamdulillah&#8230;Dauroh &#8220;Tips Agar Anak Anda Tidak Menjadi Teroris&#8221;<br />
bersama Al Ustadz Luqman Ba&#8217;abduh<br />
di Masjid Diponegoro Kompleks Balaikota Yogyakarta<br />
telah selesai dengan baik dan lancar.</p>
<p>Kami selaku panitia mengucapkan Jazakumullah khoir kepada semua pihak yg telah membantu terlaksananya acara ini</p>
<p>Berikut adalah link download rekaman mp3nya, yg sudah kami kompress ke 16 kbps.</p>
<p>Barokallaahu fiikum&#8230;.</p>
<p>Sesi 1:<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/151816459/daf3a1bf/Jogja-TidakJadiTeroris-Sesi1-14Nov.html" target="_blank">http://www.4shared.com/file/151816459/daf3a1bf/Jogja-TidakJadiTeroris-Sesi1-14Nov.html</a></p>
<p>Sesi 2:<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/151847014/b77b58cf/Jogja-TidakJadiTeroris-Sesi2-14Nov.html" target="_blank">http://www.4shared.com/file/151847014/b77b58cf/Jogja-TidakJadiTeroris-Sesi2-14Nov.html</a></p>
<p>Sesi 3:<br />
<a href="http://www.4shared.com/file/151864704/c35a8385/Jogja-TidakJadiTeroris-Sesi3-14Nov.html" target="_blank">http://www.4shared.com/file/151864704/c35a8385/Jogja-TidakJadiTeroris-Sesi3-14Nov.html</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/487/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=487&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/17/agar-tidak-menjadi-teroris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Musuh dalam Selimut</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/14/musuh-dalam-selimut/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/14/musuh-dalam-selimut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 05:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=484</guid>
		<description><![CDATA[Musuh dalam Selimut
Oleh : Abu Salma Mohamad Fachrurozi

Mudah-mudahan tulisan berikut ini bermanfaat bagi kaum muslimin. Apalagi dalam keadaan seperti saat ini, sungguh kita semua membutuhkan bimbingan dari agama kita terkhusus dalam rangka mewujudkan pendidikan dan kehidupan yang dapat menyelamatkan kita semua di dunia dan akherat kelak.

Musuh dalam Selimut
Oleh : Ummu ‘Affan dan Ummu Abdirrahman
&#160;
Globalisasi membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=484&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Musuh dalam Selimut</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh : Abu Salma Mohamad Fachrurozi</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">Mudah-mudahan tulisan berikut ini bermanfaat bagi kaum muslimin. Apalagi dalam keadaan seperti saat ini, sungguh kita semua membutuhkan bimbingan dari agama kita terkhusus dalam rangka mewujudkan pendidikan dan kehidupan yang dapat menyelamatkan kita semua di dunia dan akherat kelak.<span id="more-484"></span></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong>Musuh dalam Selimut<br />
Oleh : Ummu ‘Affan dan Ummu Abdirrahman</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Globalisasi membuat dunia seakan tanpa batas. Salah satu ‘hasil’-nya, tayangan-tayangan televisi mengalir deras mewarnai kehidupan sebagian besar rumah tangga muslim tanpa terbendung. Ini jelas membawa implikasi serius. Tanpa disadari, kerusakan akhlak telah terjadi ancaman di depan mata.</p>
<p style="text-align:justify;">Kususun tulisan yang sederhana ini, menghimpun akibat buruk media televisi dan media audiovisual lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang pertama, melalui layar televisi dan media sejenis, seseorang akan memandang wanita, padahal hal ini diharamkan, sama saja apakah memandang kepada diri wanita tersebut atau sekedar gambarnya. Firman Allah –Subhanahu wa Ta’ala- :</p>
<p style="text-align:justify;">“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaknya mereka menundukkan pandangan-pandangan mereka.” (An-Nur: 30)</p>
<p style="text-align:justify;">Apabila memandang wajah wanita tidak diperbolehkan, bagaimana pula dengan orang yang melihat rambut wanita, terkadang dada bahkan seluruh tubuhnya, seakan-akan wanita tersebut hewan yang berjalan diatas bumi. Semua itu, biasanya menimbulkan keinginan atau fantasi untuk melakukan hal-hal yang Allah haramkan kaitannya dengan hasrat seksual.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian pula seorang wanita akan memandang laki-laki, sementara seorang wanita berdosa apabila memandang laki-laki. Allah –Suhanahu wa Ta’ala- berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangan-pandangan mereka.” (An-Nur: 31)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang kedua, media ini menayangkan sisi buruk kehidupan masyarakat Barat serta visualisasi tentang gaya hidup musuh-musuh Islam yang acap ditiru oleh kaum muslimin.</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Barangsiapa ,menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk kaum tersebut.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad, dihasankan oleh Ibnu Taimiyyah, Ibnu Hajar, dan Asy-Syaikh Al-Albani sebagaimana dalam Jilbabul Mar’ah Al-Muslimah, hal 203-204, dan juga oleh Asy-Syaikh Muqbil)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang ketiga, menonton televisi berarti telah menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak ada manfaatnya, sementara Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Dua nikmat yang sebagian besar manusia terlena karenanya, kesehatan dan waktu luang.” (Shahih, HR. Al-Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang keempat, shalat pun terabaikan dari waktunya. Terkadang berkumandang panggilan shalat ketika sebuah acara TV berlangsung, namun ia tidak menyambutnya hingga tuntasnya acara. Atau ia pergi menunaikannya, namun hatinya tersibukkan oleh keinginan untuk kembali mengikuti kelanjutan tayangannya itu, sehingga menghilangkan kekhusyukan shalatnya. Allah –Subhanahu wa Ta’ala- berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">” Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat, yaitu yang lalai dari salatnya.” (Al-Ma’un: 4-5)</p>
<p style="text-align:justify;">“Sesungguhnya salat itu adalah ketetapan yang telah ditentukan waktunya bagi kaum yang beriman.” (An-Nisa: 103)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang kelima, anak-anak terdidik oleh keyakinan-keyakinan yang merusak melalui film-film kartun. Padahal cukup bagimu hukum haramnya gambar hewan dan mahluk-mahluk yang bernyawa, yang Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- telah memperingatkannya. Beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Sesungguhnya pembuat gambar-gambar ini mereka akan diadzab pada hari kiamat dan dikatakan kepada mereka: ‘Hidupkanlah ciptaanmu ini’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang akan kita lihat dalam diri anak yang belajar dari film kartun? Bertakwalah pada Allah, wahai ayah bunda! Isilah waktu anak-anak kita dengan kesibukan menghapan Al-Quran maupun Sunnah Rasul-Nya –shalallahu ‘alaihi wa sallam-, karena kita akan ditanya tentang mereka pada hari kiamat nanti. Allah –Subhanahu wa Ta’ala- berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; di dalamnya terdapat malaikat-malaikat yang keras lagi kasar yang tidak pernah memaksiati Allah dalam apa yang diperintahkan pada mereka dan mereka melaksanakan apa yang diperintahkan pada mereka.” (At-Tahrim: 6)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang keenam, ketika menyaksikan televisi tentu juga akan mendengar nyanyian yang telah diharamkan oleh nash Al-Quran dan As Sunnah serta kesepakatan salafush shalih, Allah –Subhanahu wa Ta’ala- berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan ada sebagian manusia yang membeli perkataan yang sia-sia untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa ilmu dan ia menjadikannya sebagai permainan.” (Luqman: 6)</p>
<p style="text-align:justify;">Nabi –shalallahu ‘alaihi wa sallam- pun bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Sungguh akan ada dari kalangan umatku suatu kaum yang menghalalkan zina dan sutra (bagi laki-laki) serta khamr dan nyanyian.” (HR. Al-Bukhari secara mu’allaq, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no.91)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang ketujuh, tak jarang terjadi pelecehan terhadap sejarah hidup Nabi –shalallahu ‘alaihi wa sallam- dan para shahabat melaui sandiwara atau film yang didalamnya berisi sesuatu yang tidak benar tentang beliau –shalallahu ‘alaihi wa sallam- maupun para shahabat. Ini termasuk kedustaan atas Nabi –shalallahu ‘alaihi wa sallam- Beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Barangsiapa yang membuat kedustaan atasku dengan sengaja maka hendaknya ia menyiapkan tempat duduknya di neraka.” (Shahih, HR. Al-Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang kedelapan, televisipun ikut menyebarkan perkara bid’ah, padahal Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- memberikan ancaman:</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Ahmad dan yang lainnya)</p>
<p style="text-align:justify;">“Barangsiapa mengada-adakan sesuatu didalaam agama kami ini yang bukan darinya maka tertolak”.: (Shahih, H.R. Al-Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang kesembilan, televisi menyebarkan berita, baik yang benar maupun yang tidak benar kepada pemirsanya. Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- telah memperingatkan kita dari menukilkan setiap berita atau setiap perkara yang kita dengar:</p>
<p style="text-align:justify;">“Cukuplah seorang dikatakan pendusta bila ia menyampaikan setiap apa yang ia dengar.” (Shahih, HR. Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang kesepuluh, setelah pemilik televisi meninggal dunia ia mewarisi kemaksiatan bagi anak-anaknya, sementara Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Barangsiapa membuat suatu sunnah yang jelek di dalam Islam maka dia menanggung dosanya dan dosa orang-orang yang mengikutinya setelahnya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.” (Shahih, HR. Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Yang kesebelas, setelah Isya’ (prime time) di televisi selalu ditayangkan berbagai acara ‘menarik’. Demikian terus hingga tengah malam, hingga manusia tersibukkan dari berdzikir kepada Allah, padahal setiap sepertiga malam yang akhir Allah turun ke langit dunia dan berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">“Siapakah yang berdoa kepada-Ku, hingga Aku mengabulkannya? Siapakah yang meminta pada-Ku yang Aku akan memberinya? Siapakah yang meminta ampunan-Ku hingga Aku akan mengampuninya? ” (Shahih, HR. Al Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- melarang berbincang-bincang kosong setelah Isya’. Lalu bagaimana halnya orang yang begadang dalam keadaan maksiat?</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua belas, seorang yang terbiasa menikmati televisi berarti menenggelamkan dirinya dalam kemaksiatan, hingga dirinya tidak lagi merasa tengah bermaksiat. Ibarat ungkapan, terlalu banyak sentuhan akan menghilangkan kepekaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“Fitnah itu terbentang dalam hati sebagaimana tikar selapis demi selapis. Hati manapun yang menyambutnya, maka fitnah itu akan meninggalkan satu noda hitam, sedangkan hati itu ada dua, hati yang putih seperti batu karang yang tidak akan berpengaruh padanya satu fitnah pun selama masih ada langit dan bumi, dan yang lain hati yang hitam, yang tidak mengenal baik dan tidak mengingkari perkara yang mungkar, ia semata-mata mengikuti hawa nafsunya.” (Shahih, HR. Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga belas, seringkali televisi menayangkan berita kecanggihan persenjataan kaum kuffar, atau berita membesar-besarkan kekuatan Amerika, Rusia atau negara-negara kafir lainnya. Ini menyebarkan kegelisahan dan acap membuat kaum muslim takut terhadap musuh-musuhnya dan melupakan kekuasaan Allah serta keperkasaan- Nya. Yang demikian ini adalah salah satu siasat musuh-musuh Islam –semoga Allah menghancurkan mereka-. Allah –Subhanahu wa Ta’ala- berfirman:</p>
<p style="text-align:justify;">“Orang-orang musyrik itu tidak menjaga hubungan kekerabatan dengan orang-orang mukmin dan tidak pula menunaikan perjanjian, dan mereka itulah yang melampaui batas.” (At-Taubah: 10)</p>
<p style="text-align:justify;">“Apakah kalian takut kepada mereka, sementara Allah-lah yang lebih berhak untuk kalian takuti jika kalian benar-benar orang yang beriman.” (At-Taubah: 13)</p>
<p style="text-align:justify;">Keempat belas, berbagai tayangan televisi secara tidak langsung mengajarkan cara-cara mencuri, merampok, dan tindak kriminal lainnya. Bahkan juga ditayangkan cara pembuatan khamr. Demikian seterusnya.. .</p>
<p style="text-align:justify;">Kelima belas, ingatlah sabda Rasulullah –shalallahu ‘alaihi wa sallam-</p>
<p style="text-align:justify;">“Tiga golongan yang tidak dilihat Allah pada hari kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang menyerupai laki-laki, dan dayyuts.” (HR. Ahmad dan An-Nasai, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’ no. 3071)</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam lafadz Ahmad:</p>
<p style="text-align:justify;">“Tiga golongan yang Allah haramkan surga atas mereka: pecandu minuman keras, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dan dayyuts orang yang membiarkan kemaksiatan dalam keluarganya. “</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dari hadits di atas, kita ketahui bahwa dayyuts adalah orang yang ridha keluarganya berbuat kemungkaran di dalam rumahnya. Maka kita pun hendaknya menyadari bahwa seluruh bahaya di atas adalah kemungkaran yang terjadi di dalam rumah kita. Apakah kita rela jika kelak Allah tidak melihat kepada kita pada hari kiamat nanti? Kita memohon pada Allah ampunan dan keselamatan, serta memohon agar Allah memberi taufiq kepada kita untuk menaati-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">(Diterjemahkan secara ringkas dan dengan sedikit perubahan dari ‘Isyruna Mafsadah min Mafasid At-Tilifza karya Khalid Al-Ghurbani. Tulisan ini pernah diperlihatkan oleh penulis kepada Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i –rahimahullah- dan beliau menganjurkan agar disebarkan)</p>
<p>Sumber : Majalah Asy Syariah Vol 1/No. 04/Desember 2003/ Syawwal 1424 H</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/484/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=484&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/14/musuh-dalam-selimut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agar Dada Seorang Hamba menjadi Lapang dan Bersinar</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/06/agar-dada-seorang-hamba-menjadi-lapang-dan-bersinar/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/06/agar-dada-seorang-hamba-menjadi-lapang-dan-bersinar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 03:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manhaj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[Agar Dada Seorang Hamba menjadi Lapang dan Bersinar
Oleh : Al-Ustadz Dzulqarnain Bin Muhammad Sanusi
&#160;
Hiruk pikuk kehidupan dengan berbagai bentuk aktivitas yang terus bergulir tanpa henti sering melahirkan halangan dan tantangan yang mengantar seorang hamba kepada gundah gulana dan ketidaktenangan hati. Namun bagi seorang mukmin sejati, cahaya Al-Qur’ân dan Sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa âlihi wa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=475&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Agar Dada Seorang Hamba menjadi Lapang dan Bersinar</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh : Al-Ustadz </strong><strong>Dzulqarnain Bin Muhammad Sanusi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Hiruk pikuk kehidupan dengan berbagai bentuk aktivitas yang terus bergulir tanpa henti sering melahirkan halangan dan tantangan yang mengantar seorang hamba kepada gundah gulana dan ketidaktenangan hati. Namun bagi seorang mukmin sejati, cahaya Al-Qur’ân dan Sunnah Rasulullah <em>shallallâhu ‘alaihi wa âlihi wa sallam</em> adalah penerang jalan menuju kepada kehidupan indah yang senantiasa membuat dadanya lapang dan bercahaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hidup dengan dada yang lapang adalah suatu nikmat yang sangat berharga dan dambaan setiap insan. Renungilah besarnya nikmat ini sehingga Allah <em>‘Azza wa Jalla</em> mengingatkan Nabi-Nya terhadap karunia tersebut dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span id="more-475"></span><br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?”</em> (<strong>QS. Al-Insyirâh :1</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Nabi Musa <em>‘alaissalâm</em> setelah beliau dimuliakan menjadi seorang rasul, maka awal doa beliau kepada Allah <em>Subhânahu Wa Ta’âlâ</em>,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Berkata Musa: “Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku,”…”</em> (<strong>QS. Thohâ :25</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Banyak hal dalam tuntunan syari’at kita yang diterangkan sebagai tumpuan-tumpuan berpijak bagi seorang hamba agar senantiasa berhati lapang dan bercahaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini, beberapa pilar pelapang dada seorang hamba, kami simpulkan dari keterangan Ibnul Qayyim<a href="http://an-nashihah.com/#_ftn1">[1]</a>dan selainnya :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. </strong><strong>Memurnikan Tauhid.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Memurnikan peribadatan kepada Allah <em>Taqaddasa Dzikruhu</em> adalah tonggak keselamatan, tujuan dari penciptaan manusia, misi dakwah setiap nabi yang diutus kepada makhluk dan itulah adalah hakikat dari Islam yang bermakna berserah diri, ikhlash dan tunduk kepada-Nya. Maka sangat wajar bila memurnikan tauhid adalah hal yang sangat melapangkan dada dan meneranginya. Allah <em>‘Azza wa Jalla</em> berfirman dalam <em>Al-Qur’ân Al-Karîm</em>,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Rabbnya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.”</em> (<strong>QS. Az-Zumar :22</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.</em> <em>Dan inilah jalan Rabbmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran.”</em> (<strong>QS. Al-An’âm :125-126</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dengan memurnikan ibadah kepada Allah <em>‘Azza wa Jalla</em> manusia akan hidup di bawah teduhan keamanan dan kesejahteraan. Sebagaimana dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.”</em> (<strong>QS. Al-An’âm :82</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dalam <em>Tanzil</em>-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. <strong>Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku</strong>. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”</em> (<strong>QS. An-Nûr : 55</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. </strong><strong>Berpegang teguh terhadap Al-Qur’ân dan As-Sunnah.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Allah <em>Jalla wa ‘Alâ</em> menurunkan Al-Qur`ân sebagai rahmat dan kebahagian bagi orang-orang yang beriman, sebagaimana dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur`an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.”</em> (<strong>QS. An-Nahl : 89</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Allah <em>Ta’âlâ</em> berfirman,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`ân suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur`ân itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zhalim selain kerugian.”</em> (<strong>QS. Al-Isrô` : 82</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Nabi <em>shollallâhu ‘alaihi wa ‘alâ âlihi wa sallam</em> menyatakan,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl"><strong>لَقَدْ تَرَكْتُكُمْ عَلَى الْبَيْضَاءِ لَيْلِهَا كَنَهَارِهَا لَا يَزِيْغُ بَعْدِيْ عَنْهَا إِلَّا هَالِكٌ</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Sungguh saya telah meninggalkan kalian di atas suatu yang sangat putih, malamnya sama dengan siangnya, tidaklah seorangpun menyimpang darinya setelahku kecuali akan binasa.”</em> <a href="http://an-nashihah.com/#_ftn2">[2]</a></p>
<p style="text-align:justify;">Maka sangatlah lumrah bagi siapa yang berpegang teguh terhadap tuntunan Al-Qur`ân dan As-Sunnah akan senantiasa membuat dadanya lapang dan bersinar penuh petunjuk dan kebahagian tanpa ada kesensaraan. Sebagaimana dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.</em> <em>Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.”</em> (<strong>QS. </strong><strong>Thôhâ : 123-124</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Thaahaa.</em> <em>Kami tidak menurunkan Al-Qur`ân ini kepadamu agar kamu menjadi susah;</em> <em>tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah).”</em> (<strong>QS. Thôhâ : 1-3</strong>)</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Berbekal Ilmu Syari’at.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tatkala seluruh kebaikan bagi manusia tercakup dalam ilmu syari’at maka segala kebahagian dan ketenangan, keberhasilan dan kebahagian manusia sangat bertumpu pada ilmu syari’at. Karena itu Allah <em>Ta’âlâ</em> tidak memerintah Nabi-Nya untuk meminta tambahan nikmat apapun selain dari tambahan ilmu. Allah <em>Ta’âlâ </em>berfirman,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan katakanlah, “Ya Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.”.”</em> (<strong>QS. Thôhâ : 114</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dengan ilmu syari’at itulah diraihnya berbagai derajat keutamaan di dunia dan akhirat. Sebagaimana dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”</em> (<strong>QS. Al-Mujâdilah :11</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Ibnul Qayyim <em>rahimahullâh</em>, “Sesungguhnya ilmu itu melapangkan dada dan meluaskannya sehingga ia menjadi lebih luas dari dunia. Dan kejahilan akan mewariskan kesempitan, keterbatasan dan keterkurungan. Kapan ilmu seorang hamba semakin luas maka dadanya akan semakin lapang dan lebih meluas. Namun ini bukanlah pada setiap ilmu, bahkan hanya pada ilmu yang terwarisi dari Ar-Rasul <em>shallallâhu ‘alaihi wa sallam</em> yaitu ilmu yang bermanfaat. Orang-orang yang berilmu (merekalah) yang paling lapang dadanya, paling luas hatinya, paling indah akhlaknya dan paling baik kehidupannya.” <a href="http://an-nashihah.com/#_ftn3">[3]</a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. </strong><strong>Kecintaan Kepada Allah.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu sifat yang wajib dimiliki oleh seorang yang beriman bahwa kecintaannya kepada Allah adalah yang terbesar dan melebihi kecintaannya kepada seluruh makhluk. Allah berfirman,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.”</em> (<strong>QS. Al-Baqarah :165</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Kecintaannya kepada Allah tersebut akan mengantar seorang hamba menuju kehidupan yang sangat indah, kelapangan hati dan ketenangan jiwa karena rongga hatinya hanya terpenuhi oleh kecintaan kepada Allah dan ketergantungan kepada-Nya. Wajarlah bila Rasulullah <em>shallallâhu ‘alaihi wa âlihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl"><strong>ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ أَنْ يَكُوْنَ اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءُ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا للهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُوْدَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Tiga (sifat) yang tidaklah terdapat pada seseorang, pasti ia akan mendapatkan kelezatan iman; hendaknya Allah dan Rasul-Nya yang paling ia cintai melebihi selain keduanya, dan ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya melainkan hanya karena Allah, serta ia benci untuk kembali kepada kekufuran sebagaimana ia benci untuk dilemparkan ke dalam api neraka.”</em> <a href="http://an-nashihah.com/#_ftn4">[4]</a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. </strong><strong>Senantiasa bertaubat.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menyadari kekurangan, menyesali kesalahan dan bertaubat kepada Yang Maha Mencipta adalah diantara sifat-sifat yang memberikan berbagai keajaiban dalam kehidupan seorang hamba dan sangat menerangi hati serta melapangkan dadanya. Karena itu, sikap senantiasa bertaubat sangat ditekankan dalam tuntunan syari’at Islam yang mulia. Allah menjamin keberuntungan bagi orang-orang yang senatiasa bertaubat,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan bertaubatlah kalian sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung.”</em> (<strong>Q.S. An-Nûr :31</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dari doa Nabi Ibrahim <em>‘alaissalâm</em> untuk mengujudkan keamanan dan kesejahteraan pada negeri Mekkah yang dirintisnya,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Ya Rabb kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan berilah taubat untuk kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”</em> (<strong>Q.S. Al-Baqarah :128</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sangatlah indah kehidupan orang-orang yang bertaubat tatkala sifat mulia mereka itu akan memberikan berbagai keutamaan dan kenikmatan sebagai hamba-hamba yang dicintai oleh Allah. Sebagaimana dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”</em> (<strong>Q.S. Al-Baqarah :222</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. </strong><strong>Dzikir.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dzikir adalah penyejuk hati dan penenang jiwa. Allah <em>Subhânahu</em><em> Wa</em><em> Ta’âlâ</em> berfirman,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl">
<p style="text-align:justify;"><em>“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan dzikir kepada Allah. Ingatlah, hanya dengan dzikir kepada Allah-lah hati menjadi tenteram.”</em> (<strong>Q.S. Ar-Ra’d :28</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan dzikir seorang hamba akan mendapatkan pengampunan dan pahala yang sangat besar,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl"></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“…dan laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”</em> (<strong>Q.S. Al-Ahzâb :35</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan keberuntungan bagi orang-orang yang banyak berdzikir,</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dan dzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya supaya kalian beruntung.”</em> (<strong>Q.S. Al-Jumu’ah :10</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sungguh dzikir membuat hati seorang hamba menjadi lapang dan bersinar tanpa ada kerugian seperti yang terjadi pada orang-orang lalai,</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari dzikir kepada Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.”</em> (<strong>Q.S. Al-Munâfiqûn :9</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. </strong><strong>Berbuat baik kepada Makhluk.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Memberi manfaat kepada makhluk dengan harta, badan, kedudukan dan selainnya dari berbagai bentuk perbuatan baik adalah hal yang sangat melapangkan dada seorang hamba dan meneranginya. Karena itu Allah <em>‘Azza wa Jalla</em> memerintah dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Sesungguhnya Allah menyuruh untuk berlaku adil, <strong>berbuat kebajikan</strong>, dan memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepada kalian agar kalian dapat mengambil pelajaran.”</em> (<strong>Q.S. An-Nahl :90</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Rasulullah <em>shallallâhu ‘alaihi wa âlihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl"><strong>إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةِ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذِّبْحَةِ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيْحَتَهُ</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Sesusngguhnya Allah telah menetapkan untuk berbuat kebajikan terhadap segala sesuatu. Maka apabila kalian membunuh perbaiklah cara membunuhnya, apabila kalian menyembelih perbaiklah cara menyembelihnya dan hendaknya salah seorang dari kalian mempertajam pisaunya dan membuat tenang sembelihannya.”</em> <a href="http://an-nashihah.com/#_ftn5">[5]</a></p>
<p style="text-align:justify;">Dan di akhirat kelak Allah menjanjikan,</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air,</em> <em>sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik.”</em> (<strong>Q.S. Adz-Dzâriyât :15-16</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Demikian beberapa pilar pelapang dada seorang mukmin. Dan perlu diketahui bahwa segala perkara yang bertentangan dengan apa yang disebutkan di atas pasti akan memberikan kesempitan, kesesakan dan gundah gulana. Karena itu, tidak seorang pun yang lebih sempit hatinya dari pelaku kesyirikan. Dan siapa yang berpaling dari Al-Qur`ân dan As-Sunnah maka ia akan senantiasa berada dalam berbagai kesengsaraan. Orang yang tidak memiliki ilmu syar’iy akan jauh dari makna ketenangan. Hati yang tergantung kepada selain Allah akan merasakan berbagai kepedihan dan kepahitan. Dan hati yang lalai dari dzikir kepada Allah bagaikan ikan yang dipisahkan dari air. Dan jeleknya hubungan dengan makhluk lain akan melahirkan berbagai problem dalam kehidupan. Dan demikianlah seterusnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentunya banyak tuntunan pelapang dada yang belum bisa diuraikan disini. Namun kami berharap keterangan-keterangan di atas bisa menjadi pencerahan dan penyenjuk bagi setiap muslim dan muslim dalam mempersiapkan bekal untuk menyonsong kehidupan kekal abadi di akhirat kelak. <em>Waffaqallâhu Al-Jamî’ li mâ yuhibbihu wa yardhâhu</em>.</p>
<p style="text-align:right;"><strong>وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى عَبْدِهِ وَرَسُوْلِهِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ.</strong></p>
<hr size="1" /><a href="http://an-nashihah.com/#_ftnref1">[1]</a> Dalam kitabnya <strong><em>Zâdul Ma’âd</em></strong> 2/22-26, cet. Ke-3 dari Mu`assah Ar-Risalah</p>
<p><a href="http://an-nashihah.com/#_ftnref2">[2]</a> Diriwayatkan oleh Ahmad 4/126, Ibnu Mâjah no. 5, 43, Ibnu Abi ‘Âshim no. 48-49 dan Al-Hâkim 1/96 dari hadits Abu Dardâ` <em>radhiyallâhu ‘anhu</em>. Dan dishohihkan oleh Al-Albâny dalam <strong><em>Zhilâlul Jannah</em></strong> 1/27.</p>
<p><a href="http://an-nashihah.com/#_ftnref3">[3]</a> <strong><em>Zâdul Ma’âd</em></strong> 2/23</p>
<p><a href="http://an-nashihah.com/#_ftnref4">[4]</a> Dikeluarkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik <em>radhiyallâhu ‘anhu</em>.</p>
<p><a href="http://an-nashihah.com/#_ftnref5">[5]</a> Hadits Syaddâd bin Aus <em>radhiyallâhu ‘anhu</em> riwayat Muslim.</p>
<p>diambil dari : http://an-nashihah.com/index.php?mod=article&amp;cat=PenyejukHati&amp;article=83</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/475/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=475&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2009/11/06/agar-dada-seorang-hamba-menjadi-lapang-dan-bersinar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Permasalahan At-turots Telah Selesai</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/23/permasalahan-ath-thurots-telah-selesai/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/23/permasalahan-ath-thurots-telah-selesai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 02:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[Permasalahan At-turots Telah Selesai
Mohon Maaf Kepada Para Komentator
Oleh : Abu Salma Mohamad Fachrurozi

Kepada seluruh pengunjung blog ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya berkenaan komentar-komentar para pembaca yang masuk kemudian kami hapus. Terkhusus komentar-komentar yang berkaitan dengan at-turots.
Berdasarkan sumber dan komen serta nasehat para pengunjung bahwa permasalahan at-turots telah selesai dan sudah semestinya para thulab [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=441&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Permasalahan At-turots Telah Selesai</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Mohon Maaf Kepada Para Komentator</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh : Abu Salma Mohamad Fachrurozi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kepada seluruh pengunjung blog ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya berkenaan komentar-komentar para pembaca yang masuk kemudian kami hapus. Terkhusus komentar-komentar yang berkaitan dengan at-turots.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan sumber dan komen serta nasehat para pengunjung bahwa permasalahan at-turots telah selesai dan sudah semestinya para thulab untuk berkonsentrasi belajar tanpa harus membahas persoalan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut adalah beberapa dasar hal tersebut :<span id="more-441"></span></p>
<p style="text-align:justify;">1. Telah dibahas oleh Al-Ustadz Askari silahkan download di sini : <a href="http://abasalma.files.wordpress.com/2009/10/hancurnya-menara-kemegahan-ihya-utturots.pdf">Hancurnya Menara Kemegahan Ihya uTturots</a></p>
<p style="text-align:justify;">2.  Komentar saudara kita <strong>Abu Fathimah Heriyanto</strong>, di/pada <a href="../mengenal-saya/#comment-2409">Oktober 8th, 2009 pada 11:58 am</a> Dikatakan:</p>
<p style="text-align:justify;">Sudah ada persaksian dari para asatidz yang dahulunya bergabung dengan At Turots Indonesia, menjelaskan tentang hubungan At Turots Indonesia dengan Jumiyyah Ihya At Turots Kuwait pimpinan Abdurrahman Abdulkholiq, maka gak usah diperpanjang lagi..</p>
<p style="text-align:justify;">Ditekankan disini, bahwa ustadz<strong>2</strong> tersebut rujuknya di depan Syaikh Muqbil setelah terjadi diskusi antara pihak yang mentahdzir dan yang ditahdzir bersama dengan Syaikh Muqbil..</p>
<p style="text-align:justify;">Diceritakan pula oleh al Ustadz Dzulqornain dalam dauroh “Menyikapi perbedaan antara para Ulama” di Ambon, bahwa ada seorang ustadz datang ke seorang Syaikh menanyakan tentang Ihya At Turots dan masalah tahdzir di Indonesia. Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Syaikh menelpon Ustadz Dzulqornain untuk bertanya tentang keadaaan di Indonesia. Maka ustadz Dzulqornain menjelaskan tentang keadaan orang yang bertanya tersebut kepada Syaikh.</p>
<p style="text-align:justify;">Syaikh kemudian bertanya kepada sang penanya: “Apakah orang-orang yang mentahdzir kalian itu mentahdzir dengan ilmu (hujah/bukti) atau tidak?”</p>
<p style="text-align:justify;">Maka sang penanya dengan jujur menyatakan: “Benar, mereka mentahdzir di atas ilmu.”</p>
<p style="text-align:justify;">Maka Syaikh menjawab: “Lalu untuk apa lagi kalian permasalahkan hal tersebut?”</p>
<p style="text-align:justify;">3. Tulisan saudara kita mengenai kalam Syaikh Bukhori tentang ath-thurots sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Masalah Turotsi Sudah Final</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Salah satu akibat buruk dari pergaulan dengan Jum’iyyah Ihya at Turots, yakni mereka suka memfitnah para ulama.</strong> Diketahui bahwa saat daurah Ilmiyyah bersama masyayikh tahun 1430 H berlangsung, bersama Syaikh Dr. Abdullah bin Abdurrahim Al-Bukhari hafizhahullah, beliau mengungkap ulah durjana Firanda Andirja. Firanda diminta syaikh Abdullah untuk datang ke rumah beliau di Madinah untuk meminta maaf dan menarik fitnah yang disebarkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam pertemuan tersebut, Syaikh Abdullah Al-Bukhari menjelaskan kepada mereka yang hadir dalam majelis itu yaitu: Dr. Muhammad Arifin Badri, Lc, MA, Abdullah Taslim, Lc, MA, Muhammad Nur Ihsan, Lc, MA dan Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja  bin Abidin As Soronji, Lc. <strong>Syaikh kemudian menjelaskan kepada mereka tentang Ihya At-Turats (IT) dan kesesatannya. Mereka hanya mengatakan dengan berlagak culun : “Kami tidak mengetahui hal itu kecuali sekarang, ya Syaikh.”</strong> Padahal kita tahu buku dan tulisan mereka jelas sekali mereka amat tahu, <strong>sampai-sampai kitab Ihya At Turots berjudul Syahadah Muhimmah disebut buku Emas oleh sang pengagum beratnya.</strong><a href="http://fakta.blogsome.com/wp-admin/#_ftn45">[45]</a></p>
<p style="text-align:justify;">Buku yang sama (Syahadah Muhimmah) diacung-acungkan oleh Abu Abdillah, pemilik blog ####salafy, yang bersemangat menyatukan ‘salafi’ menjadi satu tuk mendukung Ihya At Turots, alias menjadi Turosi semuanya. Terang saja salafiyyin tulen menolak mentah-mentah ide tersebut. <strong>Pengagum IT dan JITI menyebut buku tersebut sebagai “Buku Emas”, karena mendukungnya akan mengalirkan dinar emas bantuan dari hizbiyyun, pemecah belah salafiyyin, Ihya at Turats.</strong><a href="http://fakta.blogsome.com/wp-admin/#_ftn46"><strong>[46]</strong></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kendati asatidzah Salafiyyin dan ulama Salafy telah banyak menerangkan kesesatan Ihya at-Turots, rupanya Firanda pura-pura tidak tahu kesesatan IT. Firanda Andurjana yang baru saja diberikan penjelasan Syaikh Abdullah Bukhari, tak segan berdusta di hadapan kawan-kawannya seide. Bahkan berpura-pura menjanjikan di hadapan Syaikh untuk menarik bukunya dan menulis bantahan terhadap buku pembelaannya terhadap Ihya At-Turats (IT). Namun tidak pernah kita ketahui bahwa Firanda ruju’ dari keyakinannya yang menyimpang, syaikh Abdullah Bukhari pun menanyakan pada salah satu ustadz Salafi, Askari dan beliau menjawab :  “Setahu ana tidak ada, wahai Syaikh, bahkan para pengikutnya masih menjadikan bukunya tersebut sebagai tameng untuk bermuamalah dengan Ihya At-Turats.”.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>“Maka Syaikh pun berkata tentang Firanda—semoga Allah memberi hidayah kepadanya—: “KADZDZAB KHABITS DAJJAL” (Pendusta besar, Jahat, Dajjal).”</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dan Majelis ini dihadiri beberapa ustadz, diantaranya ustadz Usamah Mahri, Abdus Shamad, dll. Demikian sekilas info, semoga bermanfaat,” ujar al Ustadz Askari. (Abu Salma Berkata : Yang tidak percaya dan ragu silahkan hubungi para asatidzah tersebut)</p>
<p style="text-align:left;">dinukil dari : <a href="http://fakta.blogsome.com/2009/10/13/carut-marut-turotsi-aka-perhimpunan-al-irsyad-pai/">http://fakta.blogsome.com/2009/10/13/carut-marut-turotsi-aka-perhimpunan-al-irsyad-pai/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Demikian maklumat dari saya. Untuk selanjutnya bagi siapa saja yang menginginkan membahas ath-thurots dan yang berkaitan dengannya jangan di blog saya. Sekian mohon maaf atas segalanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Barakallahufikum.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/441/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/441/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/441/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=441&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/23/permasalahan-ath-thurots-telah-selesai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Shalat dengan Memakai Celana</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/20/hukum-shalat-dengan-memakai-celana/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/20/hukum-shalat-dengan-memakai-celana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 01:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[fikih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[حكم الصلاة بـ البنطلون
السائل (ع.ع) الرياض يقول: ما حكم لباس سروال “البنطلون”؟ خاصة أن بعض من يلبسه ينكشف جزء من عورته، وذلك وقت ركوعه وسجوده في الصلاة.
 
إذا كان البنطلون – وهو السراويل – ساتراً ما بين السرة والركبة للرجل، واسعاً غير ضيق صحت فيه الصلاة، والأفضل أن يكون فوقه قميص يستر ما بين السرة [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=439&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><h1 style="text-align:center;">حكم الصلاة بـ البنطلون</h1>
<h2 style="text-align:right;"><span style="color:#0000ff;">السائل (ع.ع) الرياض يقول: ما حكم لباس سروال “البنطلون”؟ خاصة أن بعض من يلبسه ينكشف جزء من عورته، وذلك وقت ركوعه وسجوده في الصلاة.</span></h2>
<h2 style="text-align:right;"><span id="more-460"> </span></h2>
<h2 style="text-align:right;">إذا كان البنطلون – وهو السراويل – ساتراً ما بين السرة والركبة للرجل، واسعاً غير ضيق صحت فيه الصلاة، والأفضل أن يكون فوقه قميص يستر ما بين السرة والركبة، وينزل عن ذلك إلى نصف الساق أو إلى الكعب؛ لأن ذلك أكمل في الستر.</h2>
<h2 style="text-align:right;">والصلاة في الإزار الساتر أفضل من الصلاة في السراويل إذا لم يكن فوقها قميص ساتر؛ لأن الإزار أكمل في الستر من السراويل.</h2>
<h2 style="text-align:right;">نشرت في مجلة الدعوة في العدد (1333) بتاريخ 8/9/1412هـ. وفي كتاب الدعوة (الفتاوى) لسماحته، الجزء الأول ص (68 – 69) – مجموع فتاوى ومقالات متنوعة المجلد العاشر</h2>
<p><a href="http://alatsar.wordpress.com/2009/10/16/hukum-shalat-dengan-memakai-celana/">Baca selebihnya</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=439&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/20/hukum-shalat-dengan-memakai-celana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pakaian Kita Ketika Shalat</title>
		<link>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/20/pakaian-kita-ketika-shalat/</link>
		<comments>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/20/pakaian-kita-ketika-shalat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 01:28:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abu Salma Mohamad Fachrurozi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[fikih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abasalma.wordpress.com/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[Pakaian Kita Ketika Shalat
Asy Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan bin Salman
Pakaian sebagai kebutuhan primer kita sehari-hari sangat layak diperhatikan terlebih ketika kita menghadap Allah di dalam sholat. Kita diharuskan berpakaian bersih suci dari segala jenis najis dan menutup aurat. Permasalahan bersih dari najis, tentu kita sudah banyak yang memahaminya. Tetapi tentang menutup aurat? Seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=436&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p style="text-align:center;"><strong>Pakaian Kita Ketika Shalat<br />
Asy Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan bin Salman</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pakaian sebagai kebutuhan primer kita sehari-hari sangat layak diperhatikan terlebih ketika kita menghadap Allah di dalam sholat. Kita diharuskan berpakaian bersih suci dari segala jenis najis dan menutup aurat. Permasalahan bersih dari najis, tentu kita sudah banyak yang memahaminya. Tetapi tentang menutup aurat? Seperti bagaimanakah pakaian yang seharusnya dikenakan di waktu sholat? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang akan kita kupas pada rubrik ahkam kali ini lewat tulisan Syaikh Masyhur Hasan Salman dalam sebuah karya beliau yang berjudul Al Qaulul Mubin fi Akhtha`il Mushallin (Keterangan yang jelas tentang kesalahan orang-orang yang sholat) yang diterbitkan oleh penerbit Dar Ibni Qayim, Arab Saudi hal 17-32. Beliau termasuk murid senior Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, pakar hadits abad ini yang karya-karyanya sudah beredar di seluruh dunia dan menjadi rujukan para thalibul ‘ilmi (red). <a href="http://ghuroba.blogsome.com/2008/01/18/pakaian-kita-ketika-shalat/">Baca selebihnya</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abasalma.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abasalma.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abasalma.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abasalma.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abasalma.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abasalma.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abasalma.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abasalma.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abasalma.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abasalma.wordpress.com/436/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abasalma.wordpress.com&blog=617621&post=436&subd=abasalma&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abasalma.wordpress.com/2009/10/20/pakaian-kita-ketika-shalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Abu Salma</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>