Diskusi dengan Pengikut Isa Bugis
Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid
Para pengikut atau simpatisan Isa Bugis demi membela keyakinannya mengatakan bahwa Isa Bugis menggunakan dan meyakini hadits-hadits Rasulullah. Tentu kenyataan ini tidak dapat kita bantah karena memang dalam diktat-diktatnya Isa Bugis mengutip hadits-hadits Rasulullah sallallahau ‘alaihi wasallam.
Namun bagi kita yang mau serius memperhatikan tulisan dan ajaran-ajaran Isa Bugis kita akan mengetahui bahwa hadits-hadits yang Isa Bugis ambil merupakan hadits-hadits yang sesuai dengan keinginannya belaka. Dia tidak memperdulikan hadits-hadits lain yang beribu-ribu jumlahnya terukir di dalam kitab-kitab karya ulama kaum muslimin.
Kalau memang dia sepakat dengan pedoman kaum muslimin mestinya dia mengajarkan Al-qur’an dan Hadits-hadits Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana para ulama telah menjelaskan terhadap keduanya.
Namun kenyataan membuktikan Isa Bugis membuat ajaran baru yang sama sekali tidak merujuk kepada satupun kitab para ulama.
Kalau memang Isa Bugis dan penggemarnya konsekwen dengan Islam, komitmen dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits, cobalah merenungkan tulisan berikut. Tulisan yang sebenarnya telah penulis sertakan dalam komen tulisan-tulisan terdahulu.
Penulis: Lajnah pembela sunnah, memerangi bid’ah, dan kesyirikan
Al-Hafizh Ibnu Katsir -rahimahullah- dalam muqadimah kitab tafsirnya menyatakan tentang kaidah menafsirkan Al-Qur’an. Beliau -rahimahullah- menyampaikan bahwa cara menafsirkan Al-Qur’an adalah sebagai berikut:
1. Menafsirkan Al-Qur’an dengan Al-Qur’an. Metodologi ini merupakan yang paling shalih (valid) dalam menafsirkan Al-Qur’an.
2. Menafsirkan Al-Qur’an dengan As-Sunnah. Kata beliau -rahmahullah-, bahwa As-Sunnah merupakan pensyarah dan yang menjelaskan tentang menjelaskan tentang Al-Qur’an. Untuk hal ini beliau -rahimahullah- mengutip pernyataan Al-Imam Asy-Syafi’i -rahimahullah- : “Setiap yang dihukumi Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam-, maka pemahamannya berasal dari Al-Qur’an. Allah -Subhanahu wata’ala- berfirman:
إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِتَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ بِمَا أَرَاكَ اللّهُ وَلاَ تَكُن لِّلْخَآئِنِينَ خَصِيماً
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan Kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) membela orang-orang yang khianat.” (An-Nisaa’:105)
3. Menafsirkan Al-Qur’an dengan pernyataan para shahabat. Menurut Ibnu Katsir -rahimahullah- : “Apabila tidak diperoleh tafsir dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, kami merujuk kepada pernyataan para shahabat, karena mereka adalah orang-orang yang lebih mengetahui sekaligus sebagai saksi dari berbagai fenomena dan situasi yang terjadi, yang secara khusus mereka menyaksikannya. Merekapun adalah orang-orang yang memiliki pemahaman yang sempurna, strata keilmuan yang shahih (valid), perbuatan atau amal yang shaleh tidak membedakan diantara mereka, apakah mereka termasuk kalangan ulama dan tokoh, seperti khalifah Ar-Rasyidin yang empat atau para Imam yang memberi petunjuk, seperti Abdullah bin Mas’ud -radliyallahu anhu-.
4. Menafsirkan Al-Qur’an dengan pemahaman yang dimiliki oleh para Tabi’in (murid-murid para shahabat). Apabila tidak diperoleh tafsir dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah atau pernyataan shahabat, maka banyak dari kalangan imam merujuk pernyataan-pernyataan para tabi’in, seperti Mujahid, Said bin Jubeir. Sufyan At-Tsauri berkata : “Jika tafsir itu datang dari Mujahid, maka jadikanlah sebagai pegangan”.
Ibnu Katsir -rahimahullah- pun mengemukakan pula, bahwa menafsirkan Al-Qur’an tanpa didasari sebagaimana yang berasal dari Rasulullah -shallallahu’alaihi wasallam- atau para Salafush Shaleh (para shahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in) adalah haram. Telah disebutkan riwayat dari Ibnu Abbas -radliyallahu ‘anhuma- dari Nabi -shallallahu’alaihi wasallam-:
من قال في القرأن برأيه او بما لايعلم فليتبوأ مقعده من النار
“Barangsiapa yang berbicara (menafsirkan) tentang Al-Qur’an dengan pemikirannya tentang apa yang dia tidak memiliki pengetahuan, maka bersiaplah menyediakan tempat duduknya di Neraka.” (Dikeluarkan oleh At Tirmidzi, An Nasa’i dan Abu Daud, At Tirmidzi mengatakan : hadist hasan)
Sampai di sini penjelasan Ibnu Katsir rahimahullah.
Tentunya kaum muslimin secara umum yang memang berusaha menginginkan kebenaran, terhadap metodologi yang dijelaskan Ibnu Katsir tersebut akan sangat setuju. Beda halnya jika memang mereka di dalam hatinya terdapat penyakit, senantiasa memutar otaknya untuk menghindar dari kaidah yang tidak terbantahkan tersebut.
Untuk melihat keliaran Isa Bugis ketika menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an berikut ini kami nukilkan tafsir / terjemahan Isa Bugis terhadap surat Al-Ikhlas, semoga kaum muslimin dapat berfikir obyektif.
Benarkah Isa Bugis di atas jalan Shirotol Mustaqim ataukah telah menyeleweng dari jalan yang lurus itu dan menuju jurang kehinaan. Kaum muslimin dapat menilai sendiri.
Tafsir Surat Al-Ikhlas dari Pak Isa Bugis,
بِسْمِ اللَّهِمِ = Mudah-mudahan saya hidup dengan ilmu Allah
الرَّحْمَنِ = Yang telah mengilmukan Al-Qur’an
الرَّحِي = Pembina kehidupan sayang kasih menurut pilihan masing-masing
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ = Tegaskan : Dia, Allah dengan Al-Qur’an menurut sunnah Rasul ini adalah satu-satunya Pemersatu paling hebat.
اللَّهُ الصَّمَدُ = Tidakdemikian halnya dengan pelacur dhulumat yang berminyak air Nur menurut de efect Sunnah Syayatin apapun, juga tidak demikian dengan maling dhulumat menurut reflex Sunnah Syayatin apapun sepanjang abad
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ = Dan tiada satupun dapat menandingi satunya Pemerstu terhebat.
Itulah tafsir Isa Bugis atau muridnya (Bpk.Masykur mantan guru saya dulu), saya nukilkan dari Majalah Al-Muslimin 246 halaman 55. (Sebebarnya saya punya referensi sendiri tentang diktat-diktat Pak Isa Bugis, namun saat ini sedang tidak di tangan karena sedang diperlukan oleh seseorang, sehingga saya menukil tafsir tersebut tidak langsung dari diktatnya Pak Isa. Bagi para pembaca dapat mengecek kebenaran nukilan saya pada majalah Al-Muslimun. Perlu diketahui oleh pembaca bahwa saya dapatkan Majalah Al-Muslimun merupakan kiriman dari Istri saya, waktu itu saya masih sebagai pengikut Pak Isa Bugis, untuk menyamakan presepsi keagamaan (calon suami istri) saya kirimkan diktat pengantar iman karya Pak Isa Bugis, dan sebagai bantahan calon Istri mengirimkan Foto Copyan Majalah Al-Muslimun itu kepada saya. Pada waktu itu saya sangat kecewa dengan calon Istri yang secara tidak langsung membantah faham yang saya ikuti.)
Beberapa persoalan yang perlu kita renungkan berkaitan dengan tafsirnya Isa Bugis terhadap Surat Al-Ikhlas di atas.
Pertama : Kalau memang Isa Bugis merupakan penerus ajaran Islam yang di bawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tolong sebutkan referensi yang beliau rujuk berkaitan tafsir-tafsir yang begitu aneh tersebut. Apabila beliau tidak mampu menyebutkan referansinya dapat dikatakan bahwasannya beliau menafsirkan menurut akalnya sendiri yang bermakna pula Beliau bukan penerus ajaran islam yang di bawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Akan tetapi dia adalah mubtadi’ pencetus ajaran baru seperti juga Mushadeq yang telah bertaubat.
Kedua : Pak Isa mengurangi makna sifat-sifat Allah yang mulia bahkan menghilangkannya.
Seperti :
Ar-Rahman ditafsirkan hanya ditafsirkan Yang mengilmukan / mengajarkan Al-Qur’an (yang berisi ajaran nur lawan dhulumat)
Ar-Rahim ditafsirkan yang membembina kehidupan sayang kasih menurut pilihan masing-masing
Allahu ahad : Satu-satunya pemersatu paling hebat
Bahkan lam yalid tidak diterjemahkan Dia yang tidak beranak,
sedangkan lamyulad juga tidak diterjemahkan Dia yang tidak diperanakkan
Tidak ada satupun yang sekufu / sebanding dengannya juga tidakdimaknakan sebagaimana mestinya.
Demikianlah tafsir Pak Isa, bebas tanpa kaidah-kaidah ilmu-ilmu islam yang telah diakui oleh kaum muslimin.
Sebagai perbandingan saya nukilkan tafsir dari Ar-Rahman dan Ar-Rahim menurut Syaikh Utsaimin.
Syaikh Utsaimin berkata :
Ar-Rahman : adalah salah satu nama dari nama yang khusus bagi Allah subhanahu wata’ala, yang tidak bisa dinamakan bagi selain Allah. Ar-Rahman artinya adalah Dzat yang bersifat memiliki rahmat (kasih sayang) yang sangat luas.
Sedangkan Ar-Rahim adalah sebuah nama yang bisa dipakai untuk Allah subhanahu wata’ala dan untuk selain Allah. Nama Ar-Rahim bermakna yang memiliki rahmat yang sampai (kepada yang dituju). Maka Ar-Rahman adalah pemilik rahmat yang luas, sedangkan Ar-Rahim maknanya adalah pemilik rahmat yang tersampaikan. Apabila kedua nama tersebut digabung, maka Ar-Rahim bermakna Dzat yang menyampaikan rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala :
يُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَيَرْحَمُ مَنْ يَشَاءُ وَإِلَيْهِ تُقْلَبُونَ
Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan. (Al-Ankabut:21)
(dinukildari Syarah Utsuluts Tsalatsah tiga landasan Agama)
Demikianlah Ahlussunnah menjelaskan Ar-Rahman, Ar-Rahim dan nama-nama Allah lainnya yang husna merupakan nama-nama Allah yang mulia, merupakan sifat-sifat mulia pula, tidak ada satupun makhluk yang sekufu /sama dengan-Nya.
tidak ada sesuatu apapun yang semisal dengan-Nya dan Dia maha mampu menguasai segala sesuatu.
Para pembaca demikianlah, secara ringkas kita menjelaskan keanehan-keanehan tafsir Isa Bugis dan sedikit penjelasan ulama ahlussunnah. Yang dengannya kita mengetahui aliran Isa Bugis adalah aliran Islam yang jauh berbeda dengan Islam Umumnya kaum muslimin. Kita semua menyaksikan perbedaaan yang menyolok.
Dengan demikian Isa Bugis adalah Isa Bugis, dia memiliki ajaran yang baru yang tidak bersandar sedikitpun kepada orang-orang terdahulu dari kalangan sahabat, tabi’in maupun tabiut tabi’in. Padahal Allah menjelaskan orang-orang yang selamat dan mendapat ridho-Nya adalah orang-orang dahulu dan orang-orang yang mengikutinya dengan pengikutan yang baik.
Allah berfirman :
وَالسَّابِقُونَ الأوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar. (At-Taubah:100)
Ayat itu menjelaskan orang-orang yang mendapat ridha Allah itu adalah Muhajirin, Anshor dan yang mengikuti mereka dengan baik. Maka siapapun yang tidak mau mengikuti mereka bahkan membuat ajaran baru mereka terancam tidak mendapatkan ridho-Nya. Bahkan Allah tegas menjelaskan :
وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِيرًا
Dan barang siapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasinya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali. (An-Nisa’:115)
Siapa orang mukmin yang apabila jalannya tidak diikuti menjadikan tersesat dan mengantarkan yang menyelisihnya ke dalam jahannam. Tentu saja mereka adalah orang-orang dahulu para sahabat dan orang-orang yang komitmen mengikuti jalannya. Jalan ketika memahami agama, manafsirkan Al-Qur’an, mangamalkan Al-Qur’an dan mengimaninya termasuk di dalamnya ketika menafsirkan nama-nama dan sifat-saifat Allah yang mulia.
Akhirnya kita memohon kepada Allah agar memberi petunjuk kepada kami, Pak Isa dan seluruh kaum muslimin sehingga kita termasuk orang-orang yang dituntun megikuti jalan orang-orang yang diridhoinya, yaitu orang-orang yang telah diberi nikmat bukan jalannya orang-orang yang dimurkai bukan pula jalannya orang-orang yang sesat.
DIarsipkan di bawah: Bantahan

Insya Allah berlanjut pada Dialog dengan Pengikut Isa Bugis (dua)
Diskusi boleh saja asalkan saja dibekali dengan hati yang bersih jangan sampai menghujat satu terhadap yang lain karena faktor kebencian belaka. Jadilah orang yang obyektif ilmiah bedasarkan Al Qur’an menurut Sunah Rasul insya Allah dunia akan Aman dan Damai Adil serta Makmur Amiin.
ah ini masalah klasik, males
Assalammu’alaikum Wr.Wb
Saya sangat setuju dengan adanya diskusi ini untuk mencari kebenaran tentang ISLAM. Saya juga sependapat dengan Sdr. Sumanto Djojosoekarso Jadilah orang yang objektif ILMIAH berdasarkan al Qur’an MSR. dan bukan berdasarkan Pendapat atau HATI NURANI masing-masing.
Jadi jangan kita membenarkan pendapat seseorang kalau pendapat orang tersebut tidak berdasarkan al Qur’an MSR.
Sebelum saya mengomentari lebih lanjut. Ada beberapa pertanyaan yang Anda (Abu Salma Ibnu Rosyid)
harus jawab :
1.
Apa tujuan ANDA membuat DISKUSI ini? Mencari kebenaran atau untuk menghakimi/menghujat seseorang berdasarkan pola pikir ANDA yang tidak OBJEKTIF berdasarkan al Qur’an MSR.
2.
Apakah ANDA pernah mempelajari TATA BAHASA AL QURAN ?
3. Apakah ANDA tau dari mana ISA BUGIS menafsirkan Ar-Rahman itu “yang telah mengajarkan Al Qur’an” dan bukan Ar-Rahman : “maha pengasih dan penyayang”.
Kalau ANDA pernah belajar di PESANTREN tentu ada tau yang namanya ISIM JAMID (KATA BENDA ASLI) dan ISIM MUSTAQ (KATA BENDA JADIAN).
Jadi Ar-Rahman “yang telah mengajarkan al Qur’an” itu diambil dari ISIM JAMID. jadi untuk mengartikannya lihat ayat selanjutnya Surat Ar-Rahman ayat 2 yang berbunyi :
“Alama Qur’an” (yang telah mengajarkan al Quran)
sedangkan
Ar-Rahman “maha pengasih dan penyayang” diambil dari ISIM MUSTAQ berdasarkan Kamus Kontenporer Arab – Indonesia yang artinya (maha pengasih dan penyayang).
Jadi arti dari Ar-Rahman bukan sekedar arti asal-asalan yang diterjemahkan oleh Bpk. ISA BUGIS.
Mungkin ORANG-ORANG AWAM mengartikan bahwa itu ASING/SESAT karena tidak sesuai dengan al Quran yang UMUM sekarang. Mengapa mereka beranggapan begitu karena mereka hanya diajarkan oleh para Mubaligh (GURU, USTADZ, KYAI, HABIB, dll) cukup belajar baca, cukup menghafal ayat tanpa mengetahui mengapa ayat itu artinya ini…ini…..atau itu…itu…. Sehingga UMAT ISLAM yang ada sekarang SALAH LANGKAH jadi SALAH KAPRAH. aturan Maksud Quran itu begini….begini..begini jadi begitu…begitu…beitu.
4.
Salah satu Contoh lagi pertanyaan dan sebagai bahan DISKUSI untuk ANDA khususnya dan untuk semua yang mengikuti DISKUSI ini.
Mengapa Al Baqarah diartikan SAPI BETINA ? Lalu apa hubungannya ayat tersebut untuk MANUSIA sedangkan Al Baqarah sendiri diartikan SAPI BETINA?
Coba tolong jelaskan
5. Kalau memang yang ANDA yakini benar. mengapa perjalanan SEJARAH selama 14 ABAD sepeninggalan NABI MUHAMMAD sampai sekarang. Yang penduduknya atau yang negaranya kebanyakan UMAT ISLAM mengapa jadi terpuruk, pecah belah, saling menyakiti, saling menindas bukankah ISLAM itu saling kasih sayang, cinta damai, tidak ada yang menghujat.
Nabi Muhammad cukup 23 tahun bisa membuktikan kehidupan MADINAH. mengapa BANGSA INDONESIA (mayoritas ISLAM) dari awal masuknya ISLAM sampai sekarang tidak bisa membuktikan kehidupan MADINAH?
Yang jadi pertanyaan Benarkah ISLAM yang masuk ke INDONESIA adalah benar yang sama dengan apa yang telah dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW. Kalau benar mengapa kehidupan jadi begini?
Assalamu’alaykum.
Sekedar tanggapan untuk komentar di atas saya:
“Jadi arti dari Ar-Rahman bukan sekedar arti asal-asalan yang diterjemahkan oleh Bpk. ISA BUGIS.”
Wahai saudara, ketahuilah bahwa terkadang penafsiran yang tidak asal2an pun akan tetap sesat. Contohnya itu kafir Ahmadiyah bawa2 dalil Al-Qur’an bwt cari pembenaran atas keyakinan mrk, tp teuteup…… SESAT!!!! Anda setuju gak? Metodenya Ahmadiyah ini dalam menafsirkan Al-Qur’an pun saya rasa juga mirip2 nih ama metodenya Pak Isa Bugis (yakni metode yang menurut saya njelimet & sulit dimengerti dibandingkan tafsir/terjemah dari para salaf, malah mungkin bikin orang jadi bingung). Maaf-maaf aja nih ya buat fans berat beliau yah. Alhamdulillah, Pak Isa Bugis gak sampe kayak Ahmadiyah.
Bwt Akh Abu Salma M. Fachrurozi Ibnu Rosyid:
“Islam yang di bawa Isa Bugis juga ga mampu membawa kemenangan bagi pengikutnya.”
Sebenarnya mungkin lebih tepatnya:
“Islam yang di bawa Isa Bugis juga BELUM mampu membawa kemenangan bagi pengikutnya.”
Karena apa? Yah mungkin karena belum benar. Udah berapa taun tuh dia dakwah? Udah ada 23 tahunkah? (Wow, sebaiknya jangan membandingkan seorang Isa Bugis dengan seorang Rasul dalam hal tempo jangka waktu kesuksesan berdakwah) Sudahkah terwujud masyarakat Madani pada para pengikut Isa Bugis?
@Abu Salma Ibnu Rosyid YTH,
Anda Lucu ya… dari dulu blog anda mengenai Isa Bugis Sesat terus,
mang tidak ada yang menarik lg blognya pak?
anda membawa nama isa bugis sesat, apakah sekedar buat naekin ratting blog anda? atau mau berdakwah? jangan cuma mau dapat uang dr blog ini hahahah
Siapa bilang ajaran Isa bugis tidak sesat? ya sesat lah pak, piye toh bapak ini.. yang ga sesat itu adalah : Ajaran Allah Menurut Sunnah Rosullnya yaitu AL Quran
MAKANYA saya bilang Blog anda LUCU.
SESAT BAGI ORANG YANG SESAT loh pak
nb: bales postingan saya, klo tidak di bles nanti ratting blog anda turun lg heheh
Wasslammualaikum, Wr. WB.
Hamba
saya rasa tidak perlu diperbincangkan lagi karna ada yang emosi tujuan blog ini saya tidak tahu klo dakwah mengapa membicarakan ajaran lain sampai dilucu2kan saya mohon maaf tapi ini blog terasa panas dibacanya
Assalamu’alaikum, apa kabar akh, masih ingat ana ga?
http:ahlussunnahwonosobo.co.cc
ana punya blog baru akh disini http://salafiindo.co.cc
afwan, http://ahlussunnahwonosobo.co.cc
yg sesat itu abu salma…..itu menurut tanggapan sy..
Dakwah abu salma sesaaaattttt…
saya kira yang dikatakan isa bugis itu benar, karena dia meyakini apa yang diterjemahkan, utk membuktikan kebenarannya tunggu aja sampai dunia ini kehabisan solusi hidup,maka hanya satu pemesahannya yaitu dengan alquran MSR spt yg diajarkan isa bugis. saat ini dunia sudah di titik nadir mendekati kehancuran total akibat yang diterapkan bukan islam menurut Muhammad tapi bergaya eropa & arabic, gimana bisa hidup baik. Sedangkan ajaran isa bugis memang saat ini masih dalam taraf pendidikan dan penerapan baru hanya untuk pribadi. blum sampai ke lembaga. Tapi dalam Al qur’an MSR spt yg dijelaskan isa bugis menjelaskan bahwa semua al quran spt yg diajarkan menurut isa bugis akan menjadi kenyataan menjadi Qurun ke 2 seperti yang dijanjikan Nabi Muhammad.
Dunia skarang sudah sperti kehancuran Roma di abad 5 dengan munculnya Muhammad 571 M. ditandai dengan mundurnya ekonomi Amerika, maka akan dimunculkan Ajaran Alquran yang benar sebentar lagi…. tunggu aja beberapa tahun kedepan.
Wah kalau bicara dengan orang yang udah di konci mati hatinya, pendengarannya dan penglihatannya mah percuma, baik dikasih peringatan maupun tidak juga kagak doyan (kufuR), apalagi kalau pakai ditambahin sudah mengondol didadanya sekarung dendam….
coba dech ane juga pingin tahu dari hati sanubari yang paling dalam yang bikin blog ini… apa maksud dan tujuan bikin blog ini, kalau cuman pingin menghujat seseorang atau banyak orang ini mah keranjang sampah…., yang dibutuhkan umat sekarang ini yang bisa menjawab persoalan hidup yang demikian pelik samapai-sampai dari mana mestinya memperbaiki…, karena keadaanya sudah sedemikian salah kaprah yang menjadi kalau saja ada setitik kebenaran menjadi tidak lumrah…..
Mudah mudahan saya bisa menjadi yang tidak lumrah tadi…, karena disitulah ada harapan kebenaran di dunia yang sudah salah kaprah ini….
Abu Salma ngga nyadar bahwa dia sendiri Yahudi, Rosul Muhammad ga pernah menjelekkan orang lain. ilmu sejarahnya ngga ada apa-apanya. cari di surat Al baqarah “Yahudi itu mengenal Muhammad bagai Bapak mengenal Anaknya” apa maknanya? Kalau posting/bikin blog yang sehat dong!
Saudara abu coba jawab satu persatu pertanyaan spider dg penjelasan kalau memang anda benar. Jg cuma mem”beo”!
Para pendukung quran MSR belum waktu nya kita berkomentar yg tidak ada hbsnya jawaban mereka pasti tidak objektif ilmiah, karena sekarang masih panggung nya zhulumat mssy.
jangan pernah melihat suatu hal dari satu sudut saja pak.karena bila tidak ada alasan yang objektif ilmiah maka akan timbul suatu fitnah. alqur’an MSR bukanlah ajaran Isa bugis, melainkan ajaran ALLAH dengan alqur’an MSRnya yang di sampaikan melalui seorang isa bugis. jelas sesat bila di katakan ajaran isa bugis. Dia tidak pernah mengatakan bahwa alqur’an MSR adalah ajaran dia. tetapi ajaran ALLAH dengan alqur’an MSRnya .
Dalam diktatnya pun selalu di tuliskan darimana referensinya. jadi bukan subjektif dari diri beliau. bila subjektif pasti akan menyesatkan bukan??tolong di baca yang benar.
anda menyatakan bahwa dalam ajaran ini manusia dalam tahap menuju IMAN.dan para pengikutnya tidak sanggup untuk melaksanakan apa yang dinamakan rattil.
hal itu sangatlah benar.kita hidup di dunia ini hanya untuk mencapai iman.jelaslah tidak semudah apa yang di bayangkan,kita harus melakukan rattil shalat sebagai satu pembinaan IMAN yang akhirnya alqur’an termahkotakan dalam hati sterusnya di aplikasikan dalam kehidupan..itulah tantangan yang harus di hadapi jadi wajar jika manusia terkadang putus asa karena begitu sulit dalam menukar harta kekayaan dan subjektifisme (anfus dan amwal) menjadi milik Allah.bila anda berpendapat setiap muslim telah beriman berikut dengan kembang kempisnya kenapa di indonesia yang mayoritas kaum muslim belum bisa menegakkan persatuan dan kesatuan tang didaasarkan atas satu ilmu dari allah????
[...] berikut menamakan dirinya saya masih kufur dan menggunakan alamat e-mail : [...]
Assalamualaikum bapak abu salma,saya menamakan diri saya demikian karena atas kesadaran pribadi tanpa menghubungkan dengan ajaran isa bugis(sebutan anda), saya masih belum beriman.belum bisa menegakkan apa yang di maksud dengan dinul islam.lebih baik saya mengaku masih kufur tetapi sedang berjalan ke arah yang benar yakni hidup dengan ajaran allah dengan alq menurut sunnah rosulnya, dari pada saya mengaku orang yang beriman tetapi dalam kehidupan sehari hari hanya mencari kesalahan2 orang lain yang membuat iman nya sendiri akan hilang yang akhirnya kembali ke kufur.”aku masih kufur” y,perkataan “masih kufur” bukan berarti saya ingin tetap kufur,kata “masih” bukan berarti tidak bisa berubah lagi(sudah absolut),kecuali kalimatnya “saya adalah kufur”,yang berati benar2 kufur dan tidak ingin berubah menjadi yang lebih baik.tolong di perhatikan benar2 pelajaran bahasa indonesia nya.sebelumnya saya sudah katakan “jangan pernah melihat suatu hal dari satu sudut saja”
apakah anda sudah beriman bapak abu salma?kalau sudah,kenapa anda menghabiskan waktu dan tenaga anda hanya mencari kesalahan orang lain yang sebenarnya benar?lebih baik waktu anda, anda pergunakan untuk mencari uang sebanyak mungkin kemudian di gunakan untuk membantu ummat islam yang masih membutuhkan bantuan baik materil maupun spirituil.islam selalu mengajarkan untuk hidup saling kasih sayang,saling membantu bukan? islam tidak pernah mengajarkan hidup saling sikut bukan? jadi apa yang anda terima selama ini tentang islam tidak sia-sia,anda bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari anda..
apa keuntungan anda mempublikasikan alamat e-mail saya?dari sini terlihat anda tidak konsisten dengan Blog kesayangan anda sendiri(tolong di pahami sendiri).
kalau boleh memberi saran,apa yang menjadi komentar semua pembaca supaya di tampilkan agar para pembaca mengetahui sejauh mana diskusi ini.jangan di hapus pak.apa anda takut ada beberapa komentar yang objektif ilmiah yang membuat anda sendiri tersandung?dan akhirnya di baca oleh pembaca dan akhirnya anda menghapus blog kesayangan anda sendiri?terima kasih, maaf bila ada kata2 yang tidak berkenan di hati anda.wassalamualaikum wr.wb.
Assalamualaikum bapak abu salma,saya orang baru neh sekarang saya di banda aceh, yach… salam kenal dech buat pak salma,biasa berteman ama om goolge jd terbukalah blog ke sayangan bapak ini, kebetulan sekali artikel ini yg
saya cari, rupanya di balik artikel ini buanyak banget komen sudara2 kita se tanah air yg menyaksikan posting bapak yg tekutuk ini, apakah bapak tidak sadar dgn siapa bapak berhadapan sekarang ini saya mempunyai doa buat bapak
semoga Allah membawa anda ke petunjuk Nya.agar tdk selamanya bapak mempertahan kesesatan bahkan mengajak yg lainya untk masuk dalam perangkap kesesatan.Subhanallah..
Saya juga ingin mengajukan pertanyaan kepada ustadz Abu Salma Ibnu Rosyid, pertanyaan yang paling mendasar yaitu : Apakah lafadz /ayat “Bismillahirrahmaanirrahim” itu kalimat lengkap atau bukan kalimat lengkap, menurut Tata Bahasanya. sebelum menginjak kepada bagaimana mentafsirkan ayat Al-qur’an MSR
Ustadz pasti mengerti arti kalimat lengkap itu ialah yang memenuhi Subjek -Predikat dan Objek, atau istilah Pesantrennya Fi’il-Fa’il dan Maful , bisa juga Mubtada dan Khobar. Tolong jelaskan .
terima kasih
Kalau antum membaca yang berikut insya Allah telah faham
klik aja :
http://abasalma.wordpress.com/2008/11/19/diskusi-dengan-pengikut-isa-bugis-lanjutan/
ass.
kita semua didunia ini, khususx agama islam,
kita tidak akan pernah tau, kita berada di golongan mana, yang dikatakan 1 dari 73 golongan yang akan masuk surga.
Jadi menurut saya, yakinilah diri kita sendiri u/ berbuat baik, dan tentunya tetap bertaqwa dan beriman menurut pengertian masing2. Apa sudah ad ayang pernah menghitung, sekarang ini didunia ini sudah terbagi berapa golongan?
ARTINYA KLO SUDAH 73 BERARTI MAKIN DEKET KIAMAT. Tp apapun pemikirannya, asal tidak mengajak berkawan dengan setan dan iblis, dan tetap mengajak bertaqwa menjauhi larangan dan menjalankan perintahnya, saya kira tidak sesat.
itu dari saya, trims. wassalam…
mas salmah jadi lier,,,ulama jadi ngulama pake alif,,,jadi perusak kehidupan mas salmah,,,mas salmah jadi banyak euy uangna ratingna ningkat,,,bentar lagi jadi orang kaya,,,apa mao jadi calegnya,,,,,ntar stresssssssssss
Setelah saya baca ajaran Isa Bugis lebih masuk akal dari yang lainnya
Akal anda kali ye…!
mangnya seperti ini masuk akal?? :
1. Membelah Laut dengan tongkat (kalo kita hidup di dunia harry potter sich iya) :))
2. berbicara dengan bahasa binatang (hmm. hebat bener yach).
dan setan/jin bisa mengikuti kemauan kita
3. cerita isra miraj dengan naik tangga.
dan dongeng2 yang tak masuk akal lainnya
seperti ini masuk akal ya bu salma??
Anda kapan baca ajaran Isa Bugis kang???
Ass. Wr. Wb..
Mohon maaf jika saya membuka kembali pertanyaan yang ada di benak saya ttg isa bugis ini..
Pertanyaan saya adalah..
1.Apa kah pengikut isa bugis ini mempercayai muzizat nabi?
Contoh:
“Muzizat nabi Musa yang membelah laut dengan tongkatnya”
Jika tidak mengapa? apakah karena mustahil dengan hanya sekedar tongkat bisa membelah lautan atau ada alasan lain..
2. Apakah anda percaya dengan hal2x gaib? seperti Adanya jin? Kalo kasarnya sih.. apakah anda percaya dengan ilmu teluh, santet, ilmu kebatinan dll?
Kalo tidak kenapa?
Mohon jawaban dari para saudara sekalian yang merasa pengikut aliran isa bugis..
untuk bpk Ibnu Rosyid, mohon maaf jika ada kata2x saya yang kurang berkenan.. Saya juga ingin mendapat pendapat dari anda…
asw.
kenapa kalimat basmallah oleh isa bugis diartikan seperti itu?
dalam hadits disebutkan bahwa alloh melarang kita untuk memikirkan dzatNya tapi pikirkanlah tentang ciptaanNya. jd, kata ismun itu diartikan sbg ilmu atau ajaran atau isme. kemudian kata ar-rohman tdk diartikan maha pengasih karena itu sm saja membicarakan dzat alloh, tapi arti arrohman diambil dari ayat kedua dst surat arrohman. karena ayat di dlm alquran yufasiruu ba’dhokum ba’dho, saling menguatkan satu sama lain. saya sangat kagum dengan isa bugis karena bisa mengaitkan arti-arti dlm alquran dan juga hadits.
jazakalloh khoir
mau numapang nulis nich,mudah-mudahan bermanfaat.saya dulu senang sekali mengaji,sampai pada akhirnya saya bertanya kenapa hidup jadi seperti ini.negara kita adalah mayoritas islam agama yang katanya pembawa kedamaian,saling kasih sayang,tapi kenyataannya tidak seperti apa yang di gambarkan al-quran padahal banyak sekali alim u’lama dinegara kita.di satu sisi mereka mengajarkan mendekatkan diri kepada allah dan meninggalkan kehidupan duniawi.tapi kenyataannya bnyak diantara mereka yang sudah mengerti al-quran malah hidup bermewah-mewah.saya bertanya apa yang menyebabkan semua ini terjadi,kenapa al-quran tidak bisa membawa kepada satu kehidupan aman,damai,sejahtera,dan saling kasih sayang.al-qurannya yang salah kah atau orang-0rangnya yang salah dalam menanggapi al-quran atau memang al-quran ini sengaja di bikin salah.kalian mungkin akan menganggap tidak ada yang berani memutar balik al-quran.tapi coba lihat satu ayat yang
berbunyi.”minalladzina haduu yuharrifunal kalimah an mawadiihi”maaf jika tulisannya salah tlng di koreksi.maksud ayat tersebut adlh”yahudi telah memutar balik ajaran allah dari yang sebenarnya.disini saya bertanya.tulisannya atau makna yang terkandung di dalamnya,ternyata yahudi tidak berani merubah tulisan al-quran,maka dia putar baliklah makna yang terkandung di dalamnya,mungkin anda semua sudah tau bahwa selama 4000th al-quran selalu turun di pangkuan mereka(taurat,zabur,injil dan al-quran),yahudi sudah memutar balik taurat dan zabur menjadi old testament(menjadi katholik) dan telah memutar injil menjadi new testament(menjadi kristenisme(protestan))melalui satu universitas yang dia dirikan yang bernama TALMUDISME dan yahudi juga memutar balik al-quran menjadi islamisme.melalui TALMUDISME NYA.untuk referensi silahkan kalian baca buku-buku tentang sejarah arab dan yang paling penting adalah karya max i dimont.dia adalah seorang yahudi yang memboikot dan membongkar semua kejahatan yahudi.tapi sayang buku tersebut tdk boleh beredar lagi di karenakan ada satu alasan yang menyebutkan bahwa nabi ibrahim adalah anak yahudi.tapi sesungguhnya selain itu isi buku itu akan membuka mata anda tentang bagaimana sepak terjang yahudi,dan khusus untuk pemutarbalikan al-quran silahkan baca buku-buku yang membahas tentang perjanjian antara ali bin abi thalib dengan muawiyah.dimana muawiyah telah mengkhianati ali bin abi thalib sehingga diangkat sebagai khalifah pengganti ali.banyak buku-buku sejarah yang menceritakan tentang jaman ke emasan islam pada pemerintahan muawiyah.tapi sangat sedikit yang menceritakan bagaimana muawiyah telah memutarbalik al-quran atas permintaan istrinya.karna istrinya adalah seorang yahudi yang sengaja diberikan yahudi kepada muawiyah.dan untuk masalah terjemaham al-quran.buat anda yang sudah mengenyam pendidikan pesantren pasti mengenal kitab AL-MUNJID.itu adlh kitab yang diakui oleh dunia sbg referensi untuk menterjemahkan al-quran.jika anda punya kitabnya silahkan buka halaman depan.disana di tulis pengarangnya adalah Luis Ma’luf dia adlh orang yahudi,dan di terbitkan atas persetujuan gereja patikan(Roma).dan untuk bahasa al-quran bukanlah bahasa arab,karena memang ternyata al-quran adalah bahasanya suku qurasy.yaitu salah satu suku yang berada di arab.dan pada waktu sebelum tahun +-500m bangsa arab mempunyai bahasa tersendiri.contoh bahasa arab: ilen anta. contoh bahasa al-quran:ila ayna anta.tulisan sama tapi pengucapannya berbeda.nah baru setelah tahun +- 500m bahasa quraisy di nobatkan sebagai bahasa nasional arab.anda bisa baca ini dari buku-buku sejarah arab.maaf saya lupa nama pengarangnya.nah disin coba anda pikirkan bagaimana jadinya jika bahasa al-quran di terjemahkan dengan bahasa arab dan nahwu sharaf nya juga memakai bahasa arab.saya ingin menambahkan apa itu yang di maksud dengan kebenaran.kebanyakan kita menganggap kebenaran adalah jika satu teori tsb di dukung oleh banyak pendukung.atau penyampainya mungkin adalah orang yang sangat anda idolakan.saya yakin jika anda memegang prinsip ini dalam mencari kebenaran.sampai kiamatpun kawan-kawan tidak akan menemukan kebenaran.bersikaplah netral,jangan memihak manapun,dengarkan,pelajari,dan cari semua bukti-bukti apa yang dikatakan.ada satu ungkapan bijak.emas di dalam mulut anjing tetap saja emas tapi anjing di dalam tumpukan emas tetap saja anjing.maksudnya adlh dlm mencari kebenaran jangan melihat siapa yang mengatakan tapi lihat apa yang dikatakan.mintalah petunjuk pada allah,yang mana al-quranmu yang benar ya allah.apakah yang saya anut sekarang ataukah diantara ke 73 golongan tersebut..jika memang yang saya anut sekarang salah tunjukan padaku dimana kesalahannya.dan jika benar mengapa sudah hampir 1500 th tidak juga terbentuk kehidupan saling kasih sayang.dan berikan kepadaku mana yang benar berikanlah recomendasimu pada saya.saya yakin jika anda bersikap netral dan terus ber do’a dan berusaha.Allah pasti akan memberikan hidayahnya kepada hamba-hambanya yang ingin mencari kebenaran dengan ikhlas dan tulus.
lho… blog anda ini kan sedang memikirkan/mengoreksi (menghujat) orang lain Mr.Abu Salma. Dasar anda ini bisanya cuman menghujat orang lain, tapi nggak berani dikoreksi ya. Jawab saja tuh secara objektif ilmiah pendapatnya dewa, spider dan para fans nya pak Isa yang lain. Biar para pembaca yang akan menentukan mana penjelasan yang objektif menurut alquran dan mana penjelasan yang asal ngomong doang. Pasti anda takut ditinggalkan fans anda ya…hi…hi…
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
Yang sabar ya akhi Abasalma…
Menegakkan dienul islam yang haq memang tidak mudah.
Penuh rintangan dan hambatan.
Teruskan ya akhi… ajak manusia kembali ke jalan Alloh Azza wa jalla.
Katakan yang haq meski kita harus di tampar kanan kiri.
Semoga Alloh menjagamu ya akhi…
Untuk saudara-saudaraku yang belum menerima jalan salafush shalih… semoga Alloh memberikan hidayah untuk kalian. Senantiasa belajar-belajar dan belajar. Jangan menutup hati dan diri kalian dengan fanatik yang berlebihan. Kembalilah kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman salaful ummah.
Renungkan Al-Quran surah At Taubah ayat 100. Sesungguhnya itu adalah sebuah hujjah yang nyata bagi kalian.
Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Astagfirullohhaladzim….Sy br tau trnyt pnganut isa bugis itu banyak jg ya?Bagaimana mungkin org sesat sperti isa bugis bnyk pngikutnya?Sy aj org awam tau klo isa bugis itu sesat krn dngn seenak udelnya menafsirkan al quran tanpa ad referensi tafsirnya para shbt rosulluloh atwpn tafsirnya imam mazhab yg 4 sperti imam syafei,maliki,hambali atwpun imam2 yg laen yg sdh diakui kesolehanya oleh mayoritas kaum muslimin ahlussunah wal jamaah,lalu apkh mereka pikir isa bugis itu lebih baik dr para imam ahlul hadist yg 4 itu?Snggh2 mengherankan para pngikut isa bugis itu…
Saya sedang belajar ajaran ini, terima kasih atas diskusinya, tapi bukan berarti saya akan berhenti, karena akan lebih baik bagi saya untuk memahami leih utuh pikiran-pikiran mereka dan tentu saja mengambil yang baik dan meninggalkan yang buruk.
jangan terpancing, orang lagi nyari duit jangan di ganggu, itu bukan urusan kita itu urusan ALLAH, dibilangin juga dia nggak bakalan ngarti…. biarin aja dia nyari duit yang banyak. masih panggungnya dia belum dibuka panggung kita. ok coy (masih malam)
biarin aja tuh si abu salma asik ngisepin narkotik yahudismenya demi sesuap nasi….
Silahkan kalian nagji trus …saya kan udah peringatkan bahwa kalian dalam keadaan tersesat ….!
Besok rasakan sendiri di hadapan Allah ya…..saya dah memnuhi hak anda, menasehati sebagai sesama muslim.
Yang saya tau Al Qur’an MSR, tidak mengajarkan kultus individu,, Imam hanya kepada Al Qur’an.