Archive for November, 2008

Bercinta dalam Naungan Syari’ah

Bercinta dalam Naungan Syari’ah

Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid

Chatting, SMSan, saling menelpon, kencan dan selanjutnya bermesraan dengan wanita / laki laki yang bukan istri/ suaminya yang syah pasti merupakan kenikmatan, banyak manusia terjatuh di dalamnya. Bagaimana syari’ah islam menjelaskan semua itu. Berikut ini kami hadirkan pembahasan seputar pacaran yang telah dianggap lumrah oleh sebagian kaum muslimin.

Semoga kita semua kaum muslimin dapat meninggalkan budaya jahiliyyah tersebut.

Selamat membaca, semoga dapat mengambil manfaat, semoga Allah subhanahu wata’ala mengampuni dosa-dosa kita semua, amin ya Rabbal ‘alamin.

1. Pacaran Islami? Tidakkk…

2. Awas, Pacaran itu Mendekat Diri kpd Zina

3. Awas Pacaran!

4. Pengganti Pacaran

5. Tidak Ada Pacaran Islami.

November 29, 2008 at 7:53 am 3 komentar

Tanggapan untuk Penghina Nabi

Sejarah Hitam Kafir Eropa
( Tanggapan Terhadap Karikatur Denmark )
Oleh : Syaikh Rabi’ b in Hadi al-Madkhali

Alhamdulillah, wasshalatu wassa-lamu ‘ala rasulillah wa ‘ala aalihi wa shahbihi wa sallam. Amma ba’du:
Telah disebarkan dalam media masa dan koran-koran satu bencana yang sangat menyakitkan yang dimunculkan oleh musuh-musuh Islam yang dengki dan menunjukkan permusuhan terhadap Islam dan Nabinya.

Perbuatan yang intinya adalah caci-makian terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan menggambarkan risalahnya dengan gambaran yang sangat jelek dari bebera-pa oknum nasrani dan organisasi-organi-sasi kristen yang sangat dengki, serta dari para penulis pendengki yang melecehkan Islam seperti penulis di koran Denmark Jyllands Posten. Penulisnya memperolok-olok sebaik-baik manusia dan se-sempurna-sempurna para rasul Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. Padahal tidak dikenal di muka bumi ini seorang yang lebih cerdas, lebih mulia, lebih sempurna ahlaknya, paling adil dan paling kasih sayang dari-pada beliau. (lagi…)

November 21, 2008 at 12:16 am 2 komentar

Diskusi dengan Pengikut Isa Bugis (lanjutan)

Diskusi dengan Pengikut Isa Bugis (lanjutan)

Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid

Tafsir Bismillah (tasmiyah)

Adapun makna bismillah di artikan oleh Isa Bugis Mudah-mudahan aku hidup dengan ilmu Allah (Al-Qur’an menurut sunnah Rasul).

Kita menyaksikan dalam penerjemahan kalimat Bismillah, Isa Bugis menafikkan keberadaan Allah ta’ala sebagai fail yang maha mampu berbuat apa saja dan maha menguasai segala sesuatu sehingga kita sebagai hamba-Nya senantiasa bergantung dan meminta pertolongan dalam setiap pekerjaan dan amalan yang akan kita lakukan / kerjakan. Akan tetapi Isa Bugis ketika melakukan sesuatu hanya bergantung pada dirinya sendiri, Ismullah dihilangkan. Dia menyandarkan pada dirinya sendiri mudah-mudahan aku hidup dengan ilmu Allah. Sungguh sangat jauh dengan penafsiran Ahlut Tauhid, Ahlus Sunnah. (lagi…)

November 19, 2008 at 1:51 pm 7 komentar

Diskusi dengan Pengikut Isa Bugis

Diskusi dengan Pengikut Isa Bugis

Oleh : Abu Salma Ibnu Rosyid

Para pengikut atau simpatisan Isa Bugis demi membela keyakinannya mengatakan bahwa Isa Bugis menggunakan dan meyakini hadits-hadits Rasulullah. Tentu kenyataan ini tidak dapat kita bantah karena memang dalam diktat-diktatnya Isa Bugis mengutip hadits-hadits Rasulullah sallallahau ‘alaihi wasallam.

Namun bagi kita yang mau serius memperhatikan tulisan dan ajaran-ajaran Isa Bugis kita akan mengetahui bahwa hadits-hadits yang Isa Bugis ambil merupakan hadits-hadits yang sesuai dengan keinginannya belaka. Dia tidak memperdulikan hadits-hadits lain yang beribu-ribu jumlahnya terukir di dalam kitab-kitab karya ulama kaum muslimin.

Kalau memang dia sepakat dengan pedoman kaum muslimin mestinya dia mengajarkan Al-qur’an dan Hadits-hadits Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana para ulama telah menjelaskan terhadap keduanya.

Namun kenyataan membuktikan Isa Bugis membuat ajaran baru yang sama sekali tidak merujuk kepada satupun kitab para ulama. (lagi…)

November 14, 2008 at 11:22 pm 69 komentar

Keutamaan Ilmu Syar’i

Keutamaan Ilmu Syar’i
Oleh : Al-Ustadz Abdurrahman Mubarok

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memuji ilmu dan orang berilmu, serta menganjurkan hamba-hamba-Nya untuk membekali diri mereka dengan ilmu. Bahkan setiap muslim telah diwajibkan oleh Allah untuk mempelajari ilmu. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam berkata:
Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap Muslim”. (Shahihul Jami’ 3913)

Menuntut ilmu adalah amalan shalih yang paling afdhal dan termasuk amalan jihad fisabilillah karena tegaknya agama Allah adalah dengan dua perkara:
1. Ilmu
2. Senjata dan peperangan
Dua perkara ini haruslah ada, tidak mungkin agama Allah akan menang kecuali dengan dua perkara ini. (lagi…)

November 7, 2008 at 9:00 pm 2 komentar


s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.